Wali Kota Batu Hj. Dewanti Rumpoko saat memberikan penghargaan bagi 20 ASN berprestasi di lingkungan Pemkot Batu.
"Semoga aplikasi ini berjalan baik dan bermanfaat. Harus diingat pula, membuat program itu mudah tetapi kadang memanajnya yang sulit," pesan Dewanti Rumpoko. Terkait pemberian award bagi ASN berprestasi, ia meminta BKPSDM untuk mendata ASN berprestasi secara objektif yang tersebar di seluruh SKPD.
Sedangkan Drs. Siswanto, Kepala BKPSDM Pemkot Batu mengatakan, pemberian award bagi ASN ini sebagai bentuk apresiasi untuk ASN yang telah berkinerja tinggi, berprestasi, dan telah menunjukkan kesetiaan, pengabdian, kecakapan, kejujuran dan kedisiplinan, dengan penilaian yang dilakukan secara objektif, terukur, akuntabel, partisipatif, dan transparan.
Adapun data untuk ASN yang menerima penghargaan tersebut diperoleh dari database Sistem Aplikasi Pelayanan Kepegawaian (SAPK) yang terdiri dari lulusan terbaik program kediklatan, Peraih program inovatif dan kreatif, Peraih predikat lulusan terbaik dalam program tugas belajar yang difasilitasi oleh Pemerintah Kota Batu, dan Penghargaan Satyalancana Karyasatya yang diberikan oleh Presiden sebagai tanda penghargaan kepada pegawai negeri sipil yang telah berbakti selama 10 atau 20 atau 30 tahun lebih secara terus menerus.
Terkait dengan Launching Aplikasi Among Abdi Praja, Siswanto mengatakan, aplikasi ini merupakan pelayanan kepegawaian berbasis android yang merupakan pengembangan dari sistem aplikasi pelayanan kepegawaian (SAPK) yang dimiliki oleh BKPSDM, yang dinamakan Among Abdi Praja, yaitu aplikasi pelayanan kepegawaian mudah, cepat dan transparan.
Aplikasi tersebut bertujuan meningkatkan pelayanan di bidang kepegawaian untuk memberikan kemudahan layanan dan mempercepat proses kepegawaian, yang terdiri dari aktivitas ASN, Presensi, Data kepegawaian masing-masing ASN, dan info kepegawaian. Selain itu dalam aplikasi ini ada layanan administrasi kepegawaian seperti kenaikan gaji berkala, cuti dan kenaikan pangkat secara paperless dan bisa dilacak dengan sistem perjalanan berkas tersebut. (asa/ns)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




