Sabtu, 15 Mei 2021 18:34

​Inilah Kebiasan Gus Sholah: Mengeliping Koran Sendiri Tiap Pagi Hari...!

Selasa, 18 Februari 2020 19:08 WIB
Editor: MA
​Inilah Kebiasan Gus Sholah: Mengeliping Koran Sendiri Tiap Pagi Hari...!
Ir KH Salahuddin Wahid (Gus Sholah) bersama istri tercintanya, Nyai Farida Salahuddin Wahid, duduk santai di teras rumahnya bagian dalam di Pesantren Tebuireng Jombang Jawa Timur. Foto: istimewa.

JOMBANG, BANGSOANLINE.com - Meski menjadi tokoh nasional dan sangat dihormati banyak pihak, tapi Ir KH Salahuddin Wahid (Gus Sholah) tetap terbiasa hidup sederhana. Pengasuh Pesantren Tebuireng itu semasa hidupnya tiap hari mengeliping Koran sendiri. Padahal pekerjaan remeh itu bisa saja diperintahkan kepada ajudan atau santrinya yang puluhan ribu.

“Iya, menggunting sendiri, mengeliping sendiri,” tutur Nyai Farida Salahuddin Wahid, istri tercinta Gus Sholah, kepada BANGSAONLINE.com suatu ketika.

 (Ustadz Amin Zaen membantu Gus Sholah memakai jas. foto: istimewa)

BACA JUGA : 

Gelar Silaturahmi, Gus Irfan Kenalkan Gemira ke Alumni Tebuireng

Gus Irfan Prihatin Santri Mbah Moen Gagal Dilantik Perangkat Desa Gara-gara Ijazah Pesantren

Kemendikbud Ceroboh, Pesantren Tebuireng Desak Minta Maaf dan Tarik Naskah Kamus Sejarah Indonesia

Kapolri Resmikan Aplikasi SIM Sinar, Santri di Jombang Jajal Perpanjang SIM, Cukup Hitungan Menit

Kebiasaan mengeliping koran ini tampaknya konsekuensi logis dari kreativitas dan produktivitasnya sebagai penulis. Seorang penulis umumnya, selain rajin membaca juga rajin mengeliping koran untuk dokumentasi yang sewaktu-waktu bisa dijadikan referensi.

Tapi kenapa Gus Sholah mengeliping sendiri? “Karena beliau yang paham mana yang penting dan yang tidak,” kata Ustdaz Amin Zein, ajudan Gus Sholah kepada BANGSAONLINE.com. “Kalaupun beliau ada di Jakarta, maka kamilah yang dipandu untuk mengeliping sesuai dengan arahan Abah Yai,” tutur Amin Zaen.

(Kliping koran HARIAN BANGSA, salah satu koran bacaan Gus Sholah dan Nyai Farida Salahuddin Wahid. foto: istimewa) 

Gus Sholah tinggal di kediamannya di bagian belakang Pesantren Tebuireng. Rumah yang baru dibangun itu dekat Maqbarah Masyayikh. Semula Gus Sholah tinggal di nDalem Kasepuhan Pesantren Tebuireng yang terletak di sebelah utara masjid Pesantren Tebuireng.

Namun pada 2016 Gus Sholah menyerahkan posisinya sebagai pengasuh Pesantren Tebuireng kepada KH Abdul Hakim yang akrab dipanggil Gus Kikin. Memang Gus Sholah tetap aktif sebagai pengasuh Pesantren Tebuireng, tapi mantan ketua PBNU itu pindah ke rumah pribadinya yaitu di bagian belakang komplek Pesantren Tebuireng.

Gus Sholah bersama Bu Nyai Farida juga sering bolak-balik ke Jakarta. Selain untuk jadi narasumber dalam berbagai seminar dan pertemuan para tokoh juga tinggal di kediaman pribadinya di Jakarta. 

Menurut Ustadz Amin, Gus Sholah sangat rutin mengeliping Koran. “Beliau punya rutinitas yang tidak pernah putus yakni di pagi hari mulai pukul 07.00 hingga 08.00 WIB,” tutur ajudan Gus Sholah itu kepada BANGSAONLINE.com. 

Kalaupun belum selesai, maka beliau berlanjut di malam harinya. Namun cenderung jarang kalau malam hari,” tambah Ustadz Amin yang Ketua Prodi Manajemen Pendidikan Islam di Universitas Hasyim Asy’ari Tebuireng Jombang Jawa Timur itu.

Lalu kliping koran itu ditaruh di mana? “Beliau simpan semua di rak almari khusus di kamar pribadi beliau. Dan semua sudah terpetak-petakan sesuai dengan topik yang beliau pilih,” tutur Ustadz Amin yang selalu mendampingi Gus Sholah, di samping Nyai Farida.

Menurut dia, Gus Sholah mengeliping beragam topik. “Ada soal pendidikan, pesantren, politik, NU, radikaslisme, tulisan tokoh-tokoh nasional, perkembangan perfilman Indonesia dan mancanegara dan lain-lain,” tuturnya.

Selain berita dan tulisan tokoh-tokoh nasional yang dikliping, tentu saja Gus Sholah mengeliping tulisannya sendiri. Maklum, Gus Sholah dikenal sebagai penulis produktif. Gus Sholah menulis di berbagai media, baik media nasional maupun lokal, termasuk di HARIAN BANGSA dan BANGSAONLINE.com.

Gus Sholah juga sangat rajin membaca. Ini tentu sebagai konsekuensi logis sebagai penulis. Menurut Amin, Gus Sholah selalu membaca dan mengabadikan. “Sebagai bahan beliau mencari wawasan, mencari sumber yang akurat, seringkali beliau jadikan bahan untuk bicara di publik,” tutur Amin. 

Dosen Unhasy Pesatren Tebuireng Jombang Jawa Timur ini berharap kita bisa meneladani tradisi positif Gus Sholah. “Semoga kita semua bisa meneladani beliau sebagai tokoh bangsa yang sangat santun dan menyejukkan dalam bertutur kata, selalu mengutamakan persatuan dan memahami akan perbedaan. Amin,” harap Ustadz Amin Zaen.

Seperti diberitakan, Gus Sholah wafat pukul 20.55 WIB pada Ahad (2/2/2020) di Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta. Adik Gus Dur itu berpulang pada usia 77 tahun. Jenazah Gus Sholah dimakamkan di samping makam Gus Dur di Maqbarah Masyayikh Pesantren Jombang Jawa Timur, Senin (3/2/2020). (m mas’ud adnan)

Artis Greta Garbo Ajak Nikah ​Albert Einstein
Rabu, 12 Mei 2021 04:07 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan episode 30 mereview cerita Gus Dur tentang fisikawan Albert Eintein dan model cantik Greta Garbo. “Anekdot ini saya ambil dari buku berjudul Gus Dur hanya Kalah dengan Orang Madura,...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Sabtu, 15 Mei 2021 09:10 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kerusuhan 13 Mei 1998 terus diperingati oleh masyarakat Tionghoa di Indonesia. Korban aksi anarkis itu sebagian memang etnis Tionghoa.Uniknya, mereka memperingati dengan menyajikan rujak pare dan sambal jombrang. Apa...
Kamis, 13 Mei 2021 19:51 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Jumat, 14 Mei 2021 10:11 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Won...