Dirut Petrokimia Gresik Rahmad Pribadi bersama jajaran direksi dan mahasiswa peserta PMMB 2020. foto: ist
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Direktur Utama (Dirut) PT. Petrokimia Gresik (PG) berharap para mahasiswa dari perwakilan berbagai perguruan tinggi di Indonesia yang ikut Program Magang Mahasiswa Bersertifikat (PMMB) bisa bisa membantu menularkan program solusi agroindusri Petrokimia.
Hal itu diungkapkan Rahmad Pribadi saat membuka PMMB 2020, di Wisma Kebomas, Rabu (11/3).
BACA JUGA:
- Musim Tanam 2026: Petrokimia Gresik Siapkan 219 Ribu Ton Pupuk Bersubsidi
- Perkuat Regenerasi Petani dan Cetak Agripreneur, PG Beri Beasiswa 50 Siswa SMK Pertanian
- Hadapi Dinamika Global, Petrokimia Gresik Perkuat Pasokan Sulfur
- Dukung Pertumbuhan UMKM Warga Sekitar, Petrokimia Gresik Kembali Gelar Bazar Ramadhan Lontar 2026
PMMB tahun ini dibuka oleh Direktur Utama Petrokimia Gresik, Rahmad Pribadi dan dihadiri Kepala Pusat Pendidikan Pertanian Kementerian Pertanian (Kementan) Idha Widi Arsanti, di Wisma Kebomas.
Rahmad Pribadi mengatakan, program ini merupakan tindak lanjut dari Memorandum of Understanding (MoU) antara Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Kementan dengan Direktur Utama Petrokimia Gresik, yang disaksikan langsung oleh Menteri Pertanian RI, Amran Sulaeman, pada 4 Oktober 2019 lalu di Tangerang.
"Petrokimia Gresik memiliki komitmen untuk membantu pemerintah dalam menyiapkan calon tenaga kerja yang berkompeten dan bersertifikat. Salah satunya melalui PMMB untuk Polbangtan Kementerian Pertanian dan Politeknik Negeri Lampung," ujar Rahmad.
Rahmad menjelaskan, PMMB periode Maret-Agustus 2020 ini akan fokus pada penyiapan skill pemasaran dan penjualan untuk mengasah insting peserta yang mayoritas berasal dari jurusan penyuluh pertanian berkelanjutan, sebagai calon-calon pelaku ataupun pekerja di sektor agroindustri.
"Untuk itu, kami akan langsung menerjukan peserta PMMB ke wilayah pemasaran Petrokimia Gresik di seluruh Indonesia dan akan dibimbing langsung oleh Staf Perwakilan Daerah Penjualan (SPDP)," terang Rahmad.
Dalam PMMB ini, seluruh peserta akan menerima work plan yang harus dikerjakan selama menjalani magang di lapangan, di antaranya melakukan penyuluhan terhadap petani, melakukan sosialisasi produk, serta terlibat aktif dalam kegiatan promosi.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




