Siswa kelas IX MTs Hasyim Asyari Kota Batu melaksanakan UAMBN. Sedangkan kelas VII dan VIII diliburkan.
KOTA BATU,BANGSAONLINE.com - Di saat Dinas Pendidikan Kota Batu dan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur telah memutuskan meliburkan siswa PAUD, SD, SMP, dan SMK/SMA, ternyata MAN Kota Batu yang bernaung di bawah Kementerian Agama (Kemenag), Senin (16/3) masih melakukan aktivitas pembelajaran seperti biasa.
"Hari ini masih masuk, Pak. Ini sudah masuk kelas. Masih ada pembelajaran, kemungkinan tidak sampai siang," ujar Alfi, salah seorang guru di MAN Kota Batu kepada BANGSAONLINE.com, Senin (16/3) pagi.
BACA JUGA:
- DPRD Kota Batu Soroti Alih Fungsi Lahan hingga Aset Daerah dalam Pembahasan Tiga Raperda
- Dewan Pendidikan Kota Batu Lakukan Monitoring dan Evaluasi Asesmen di Sejumlah Sekolah
- Peringati Hardiknas 2026, Pemkot Batu Genjot Beasiswa 1000 Sarjana dan Kampanye Anti-Bullying
- Siap Taati Aturan, Pengacara Mikutopia Sebut Amdal Masih dalam Proses
Ditanya apakah mulai Selasa (17/3) semua siswa akan diliburkan, guru Bahasa Indonesia ini belum memastikan. Menurutnya, kemungkinan itu ada sambil mengondisikan peserta didik untuk diberi penugasan dan kegiatan belajar di rumah.
Kepala MAN Batu, Sudirman membenarkan jika siswanya hari ini masih masuk. Ia katakan, salah satu alasan para siswa hari ini tidak libur karena ada hal yang harus dikomunikasikan dengan seluruh peserta didik.
"Sebentar lagi siswa dipulangkan, karena ada beberapa hal yang akan kami komunikasikan dengan para siswa terkait dengan antisipasi penyebaran virus corona ini," ungkapnya.
Dikonfirmasi hal ini, Kepala Kantor Kemenag Kota Batu, Drs. H. Nawawi mengungkapkan, seluruh siswa di bawah naungan Kemenag akan diliburkan terhitung mulai Senin (16/3) hingga tanggal 29 Maret 2020.
Kecuali yang ada kegiatan dan tidak bisa ditunda seperti Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN) MTs yang digelar Senin (16/3) hari ini hingga 19 Maret 2020 mendatang.
Terkait masih adanya sekolah di bawah naungan Kemenag yang tidak meliburkan siswanya, ia memperkirakan pimpinan lembaga bersangkutan memiliki kebijakan lain.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




