Seluruh pegawai dan staf UPT Puskesmas kowel juga dilakukan penyemprotan disinfektan untuk memutus mata rantai penularan Covid-19.
Data terakhir di Puskesmas Kowel per Jumat (27/03/2020), ada 75 ODR (Orang Dalam Risiko), 6 ODP (Orang Dalam Pemantauan), sedangkan untuk PDP (Pasien Dalam Pengawasan) nihil.
"Untuk 75 ODR, sebarannya yaitu 9 orang di Desa Toronan, 1 Nyalabu Daya, 13 Nyalabu Laok, 15 Better, 12 Kelurahan Kowel, 2 Gladak Anyar, dan 23 Kelurahan Bugih. Sedangkan 6 ODP di Kelurahan Kolpajung 2 orang, Gladak Anyar 1, Bugih 2, Desa Bettet 1," ungkapnya.
dr. Sis menegaskan, UPT Puskesmas Kowel melakukan data komulatif yang di-update setiap hari. "Untuk hari ini (28/03/2020), teman-teman masih melakukan pendataan ke lapangan, karena adanya laporan masyarakat yang baru datang dari luar Pamekasan," ujarnya.
Ia meminta masyarakat mematuhi anjuran pemerintah demi kebaikan bersama. "Kami terus berupaya memberikan pelayanan terbaik, apalagi dalam kondisi seperti ini. Kami juga berpesan kepada masyarakat untuk rajin cuci tangan, tetap di rumah kecuali ada kepentingan yang mendesak, jaga jarak, dan tidak berkerumun, serta tidak panik," tandasnya.
Sementara Humas FRPB TIC Pamekasan, Wahyudi menyampaikan, bahwa penyemprotan disinfektan dilakukan setiap hari di berbagai tempat. "Kami siap melayani masyarakat, silakan hubungi kami di Posko TIC Bakorwil 4 apabila membutuhkan penyemprotan disinfektan," jelasnya. (yen/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




