Minggu, 25 Oktober 2020 01:01

Dampak Corona, Bawaslu Blitar Nonaktifkan Ratusan Panitia Ad Hoc

Rabu, 01 April 2020 11:59 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Akina Nur Alana
Dampak Corona, Bawaslu Blitar Nonaktifkan Ratusan Panitia Ad Hoc
Ketua Bawaslu Kabupaten Blitar Abdul Hakam Sholahuddin.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Blitar menonaktifkan sebanyak 314 panitia ad hoc Pilkada 2020.

Mereka terdiri dari pengawas di tingkat kecamatan sebanyak 66 orang, sedangkan di tingkat desa atau kelurahan sebanyak 248 orang yang tersebar di 22 kecamatan.

Ketua Bawaslu Kabupaten Blitar Abdul Hakam Sholahuddin mengatakan, hal ini menyusul wabah virus Corona (Covid-19) yang tengah melanda Indonesia.

Keputusan pemberhentian sementara didasarkan pada SE Ketua Bawaslu RI No. 0252/2020 dan Surat Ketua Bawaslu RI No. 0255/2020 tentang Pemberhentian Sementara Panwaslu Kecamatan serta Panwaslu Kelurahan/Desa.

"Melihat kondisi saat ini dan sesuai arahan dari Bawaslu RI, bahwa Bawaslu Kabupaten Blitar memutuskan, memberhentikan sementara Panwas Kecamatan se-Kabupaten Blitar. Walaupun diberhentikan, masih mendapatkan honorarium kerja pada bulan Maret 2020. Selanjutnya tidak ada tugas pengawasan," ungkap Hakam Sholahudin, Rabu (1/4/2020).

Dia menjelaskan, dampak penyebaran Virus Corona sudah terasa hingga ke Blitar Raya. Ini berimplikasi terhadap penundaan beberapa tahapan Pilkada 2020 oleh KPU.

Pemberhentian sementara masa tugas ini karena beberapa tahapan Pilkada ditunda KPU akibat merebaknya Virus Corona. Mata rantai penyebaran virus ini harus diputus dengan mengurangi kerumunan orang.

"Setelah bulan Maret seiring dengan dinonaktifkannya seluruh pengawas ad hoc, secara otomatis honorium mereka akan diberhentikan sementara. Sebab, sistem honor mereka merupakan anggaran berbasis kinerja," jelasnya.

Surat Keputusan Bawaslu Kabupaten Blitar No. 006/K.JI-03/HK.01.01/III/2020 tentang pemberhentian sementara 66 panwaslu kecamatan dalam rangka Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Blitar Tahun 2020 se-Kabupaten Blitar, serta 286 panwaslu desa, berlaku sejak 1 April 2020.

"Semua panwas ad hoc yang telah dilantik akan dinonaktifkan sementara. Semua aktivitas pengawasan di tingkat kecamatan hingga desa ditunda sampai dengan adanya petunjuk lebih lanjut dari Bawaslu RI," tandasnya. (ina/dur)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 23 Oktober 2020 18:47 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Mendengar kata Kampoeng Anggrek, pikiran orang pasti melayang ke area perkebunan yang asri di Lereng Gunung Kelud. Ya, Kampoeng Anggrek, merupakan kawasan wisata bunga, produksi dan penjualan anggrek. Terletak di Leren...
Senin, 12 Oktober 2020 19:15 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) minta para kepala daerah meniru Jawa Timur dan Sulawesi Selatan dalam menangani Covid-19. Dua provinsi tersebut – menurut Jokowi - mampu menekan angka kasus Covid-19."Saya mencata...
Kamis, 22 Oktober 2020 10:40 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*34. wakaana lahu tsamarun faqaala lishaahibihi wahuwa yuhaawiruhu anaa aktsaru minka maalan wa-a’azzu nafaraandan dia memiliki kekayaan besar, maka dia berkata kepada kawannya (yang beriman) ketika bercakap-ca...
Jumat, 23 Oktober 2020 10:38 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...