Sabtu, 23 Januari 2021 20:28

Tuntut Keadilan, Ribuan Pesilat Pagar Nusa Geruduk Mapolrestabes Surabaya

Rabu, 08 April 2020 00:01 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: M. Didi Rosadi
Tuntut Keadilan, Ribuan Pesilat Pagar Nusa Geruduk Mapolrestabes Surabaya
Ribuan Pesilat Pagar Nusa mendatangi Mapolrestabes Surabaya untuk menuntut polisi menangkap pelaku penganiayaan pesilat Pagar Nusa hingga tewas. foto: ist.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ribuan pesilat yang berasal dari Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa memenuhi janjinya mendatangi Mapolrestabes Surabaya. Hal itu dilakukan setelah maklumat 1x24 jam yang mereka berikan kepada Kapolrestabes Surabaya agar menangkap pelaku penganiayaan Wahyu Eko, pesilat Pagar Nusa, tidak bisa dipenuhi Kapolres.

Sekitar 5.000 massa perguruan pencak silat Pagar Nusa menggeruduk Mapolrestabes Surabaya, Selasa (7/4). Mereka mendesak polisi untuk segera mengusut kasus pengeroyokan terhadap salah satu anggota Pagar Nusa, Wahyu Eko, yang akhirnya meninggal, Jumat (3/4).

Tri Yudi Effendi, pengurus Pagar Nusa Surabaya mengungkapkan aksi mendatangi Mapolrestabes Surabaya ini bukan yang pertama kali dilakukan Pagar Nusa. Menurut pria yang akrab disapa Gareng tersebut, dalam kasus ini, perguruan pencak silat di bawah naungan Nahdlatul Ulama (NU) sudah empat kali ke Mapolrestabes mencari keadilan.

"Pertama itu laporan kejadian pengeroyokan 21 Maret, laporan lagi 26 Maret membawa saksi teman korban. 3 April laporan, karena korban meninggal dunia. Waktu itu kita ke polres dengan 100 massa. Kita duduk bersama tidak ada kapolres. Ditemui Kasat Intel dan Kasat Reskrim," ujar Yudi yang juga Pengurus Pagar Nusa Rantau Surabaya, Selasa (7/4).

Pihaknya mengungkapkan, sebelumnya telah membuat maklumat. Kalau sampai Senin (6/4) pelaku tidak ada yang ditangkap satu pun, pihaknya kembali dengan massa yang besar. Sampai Senin tidak ada kabar.

"Selasa ini, ada 5.000 datang dari Jatim dan Jateng, kita menuntut keadilan dan penegakkan hukum," tegasnya.

Banyaknya massa aksi yang datang, membuat halaman mapolrestabes tidak dapat menampung. Massa meluber hingga ke jalan raya. Tak lama kemudian, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho menemui massa aksi.

"Pertama menyampaikan belasungkawa. Kedua, pokoknya dari Polrestabes Surabaya akan semaksimal mungkin kasus ini jadi atensi khusus agar segera terungkap. Bila perlu dari Pagar Nusa buat tim bersama bergabung dengan Polrestabes," kata Sandi.

Setelah ditemui Kapolrestabes, terjadi kesepakatan. Para massa aksi ini pun membubarkan diri dengan tertib ke rumah masing-masing.

Kasus ini bermula saat korban yang nongkrong di kawasan Korem Surabaya, 20 Maret atau sekitar 21 Maret dini hari. Ketika akan pulang dari tongkrongannya, empat orang ini dihadang kurang lebih 100 massa. Korban diminta membuka jaket dan ponselnya. Di sana diketahui kalau mereka anggota Pagar Nusa dan kemudian dianiaya hingga masuk rumah sakit, kemudian menghembuskan napas setelah dua minggu dirawat. (mdr/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Minggu, 17 Januari 2021 10:07 WIB
Oleh: M. Aminuddin --- Peneliti Senior Institute for Strategic and Development Studies (ISDS)--- Di awal tahun 2021 ini Kemendikbud telah merelease tekadnya untuk melanjutkan apa yang disebutnya sebagai transformasi pendidikan dan pemaju...
Sabtu, 16 Januari 2021 19:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*50. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa kaana mina aljinni fafasaqa ‘an amri rabbihi afatattakhidzuunahu wadzurriyyatahu awliyaa-a min duunii wahum lakum ‘aduwwun bi/sa lil...
Sabtu, 26 Desember 2020 12:03 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...