Tiba di Tuban, 7 TKI dari Malaysia Dipantau Tim Gugus Tugas Covid-19

Tiba di Tuban, 7 TKI dari Malaysia Dipantau Tim Gugus Tugas Covid-19 TKI asal Tuban yang baru saja datang dari Malaysia dicek kesehatan dulu di halaman Pemkab Tuban.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Sebanyak 7 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Tuban yang baru saja datang dari Malaysia langsung dipantau dan diperiksa kesehatannya oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di halaman kantor pemkab, Rabu (8/4) dini hari.

Komandan Kodim 0811/Tuban, Letkol. Inf. Viliala Romadlon yang juga sebagai Wakil Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menjelaskan, mereka termasuk dalam rombongan 154 TKI yang sampai di Bandara Internasional Juanda Sidoarjo dari Kuala Lumpur Malaysia, Selasa (7/4/20) sore. Sebanyak 154 TKI ini berasal dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk dari Kabupaten Tuban.

Sebelum diperiksa di Tuban, sebelumnya 7 orang TKI ini juga telah menjalani pemeriksaan di Bandara Juanda meliputi pengecekan suhu tubuh, epidemiologi, saturasi oksigen, dan rapid test dengan hasil seluruhnya negatif Covid-19.

"Mereka juga telah mendapatkan keterangan sehat atau HAC (Health Alert Card) Kemudian, 7 orang TKI dipulnangkan ke Tuban menggunakan bus," ujar Dandim.

Ia menambahknan, prosedur ini untuk memastikan kembali kondisi TKI sebelum sampai di rumah mereka masing-masing. Mengingat, Kabupaten Tuban adalah salah satu wilayah yang masih zero Covid-19.

"Saya berharap setelah sampai di rumah untuk menerapkan jaga jarak fisik (physical distancing) dengan tidak bersentuhan dengan keluarga, serta melaksanakan karantina secara mandiri. Jangan keluar rumah, serta jangan berinteraksi dengan masyarakat," pintanya. 

Sementara itu, Kepala Kantor Kesbangpol Tuban, Didik Purwanto menyampaikan, rombongan 7 orang TKI dari Malaysia asal Tuban itu tiba menggunakan kendaraan bus. Selanjutnya, mereka dilakukan pendataan dan pemeriksaan oleh Tim Medis Dinkes Tuban. Pemeriksaan itu meliputi suhu tubuh dan tanda gejala Covid-19 seperti batuk, sakit tenggorokan, sesak napas, pilek, lesu, sakit kepala, tanda pneumonia, diare, dan mual/muntah.

"Hasil pemeriksaan semuanya dalam kondisi yang baik," tuturnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan, 7 orang TKI tersebut diperkenankan untuk pulang dengan dijemput oleh Forkopimka dan keluarganya masing-masing.

Adapun 7 TKI tersebut berasal dari Kecamatan Palang 3 orang, Kecamatan Semanding 1 orang, Kecamatan Plumpang 1 orang, Kecamatan Jenu 1 orang, dan Kecamatan Bancar 1 orang. (wan/rev)