RESEP KELUARGA: Bambang Haryo Soekartono (BHS) menunjukkan Jamu Anti Covid-19 saat menggelar donor darah di Posko BHS, Senin (13/4) lalu. foto: ist
"Dan alhamdulillah, hingga kini para karyawan tersebut tidak satu pun yang kena Covid-19," urai alumnus ITS Surabaya ini.
Tak hanya mewajibkan para karyawannya meminum Jamu Anti Covid-19 ini setiap pagi atau setelah berjemur di bawah terik matahari, BHS juga meminta para karyawannya tersebut menyampaikan resep racikan Jamu Anti Covid-19 itu ke lingkungan tempat tinggal para karyawan tersebut, mulai tingkat RT, RW, hingga desa atau kelurahan.
BHS mengaku dirinya bakal terus mensosialisasikan Jamu Anti Covid-19 tersebut ke masyarakat, khususnya kepada warga Sidoarjo. Dia berharap upaya itu bisa menjadi salah satu upaya mandiri warga agar tidak terpapar Covid-19, di samping selalu menerapkan pola hidup sehat. Seperti rajin cuci tangan serta saat ini selalu mengenakan masker jika keluar rumah.
"Saya berharap masyarakat Sidoarjo sehat semuanya, aman dari Covid-19," urai BHS.
Pemilik Dharma Lautan Utama Grup ini juga membeber resep khusus bagi warga yang sudah dinyatakan positif terpapar Covid-19. Yakni dengan air kelapa hijau yang dibakar (godok) bersama 9 daun sirih. Kemudian diminumkan ke pasien positif dalam kondisi hangat.
"Kalau bisa usai minum air kelapa hijau campur daun sirih langsung mengkonsumsi cacing yang digongso, kemudian dimasukkan ke dalam kapsul. Insyallah sembuh. Kami sudah membuktikan untuk dua pasien Covid-19 dan hasilnya sembuh," bebernya seraya menyebut pasien itu warga Surabaya dan warga Jakarta. (sta)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




