Selasa, 01 Desember 2020 05:31

Pelaku Pemerkosa Janda di Jombang Tertangkap, ini Kronologinya

Senin, 18 Mei 2020 13:00 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Aan Amrulloh
Pelaku Pemerkosa Janda di Jombang Tertangkap, ini Kronologinya
Pelaku saat berada di Mapolres Jombang.

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Kesigapan Anggota Polsek Mojowarno yang di-back up oleh Reserse Kriminal Polres Jombang patut diacungi jempol. Kurang dari 12 jam, pelaku pemerkosaan disertai kekerasan terhadap seorang janda anak dua hingga menyebabkan korban meninggal dunia, berhasil dibekuk.

Pelaku diketahui bernama Tri Pahlawan Satria (29), seorang kuli bangunan asal Lingkungan Karanggayam, Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya. Dirinya berhasil diamankan tidak jauh dari lokasi kejadian pada Minggu 17 Mei 2020, sekira pukul 10:30 WIB.

Sedangkan korban bernama Siti Rukayah (35), seorang janda asal Dusun Kembangsore, Desa Mojowangi, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang.

Dari pengakuan pelaku, pada hari Sabtu (16/05) sekira pukul 20:00 WIB, ia bersama 7 temannya sedang pesta minuman keras di rumah yang sedang direnovasi di belakang minimarket Desa Mojowangi, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang.

Ketika dalam pengaruh minuman keras, pelaku melihat korban berjalan sendirian. Saat itu juga nafsu bejat pelaku muncul. Korban dipanggil untuk diajak ke belakang minimarket. Korban sempat menolak, namun pelaku memaksa.

Saat itulah, korban dipaksa melayani nafsu bejat pelaku. Karena meronta, pelaku yang kalap kemudian melayangkan pukulan pada wajah serta mulut korban dengan tangan kosong, serta menendang dada korban dengan menggunakan kaki kanannya.

Korban tetap meronta dan berteriak-teriak, selanjutnya kepala korban dibenturkan ke lantai sebanyak 2 kali. Kemudian dada korban diinjak dengan menggunakan kaki kanan sebanyak 1 kali, yang mengakibatkan korban tidak sadarkan diri.

Kapolres Jombang, AKBP Boby Pa’ludin Tambunan mengatakan, setelah korban tak sadarkan diri, pelaku panik dan berusaha mengangkat tubuh korban menuju semak-semak dengan niat disembunyikan. Namun baru sekitar 4 meter, korban diturunkan.

“Belum sempat menyembunyikan, pelaku melihat banyak warga yang datang akibat sebelumnya mendengar teriakan korban. Pelaku lalu menurunkan tubuh korban dan melarikan diri,” ujarnya saat ditemui wartawan di Mapolres Jombang, Senin (18/02/20).

Saat ini pelaku diamankan di Mapolres Jombang guna menjalani pemeriksaan lanjutan. Jika terbukti bersalah, ia akan dijerat dengan pasal 285 KUHP tentang pemerkosaan jo pasal 351 ayat (3) KUHP tentang Penganiayaan yang mengakibatkan mati jo Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan.

“Kami masih melakukan pemeriksaan terhadap tersangka, sementara masih ditetapkan pelaku tunggal karena saksi yang lain yang sudah kami periksa belum ada yang mengarah. Pelaku mengakui kalau hanya dia sendiri yang melakukan.ya nanti ancaman hukuman pidana penjara paling lama lima belas tahun,” pungkas Boby.

Sebelumnya, pada Sabtu (16/05) malam sekira pukul 23:30 WIB, telah ditemukan oleh warga seorang wanita dalam keadaan telanjang dengan kondisi tak sadarkan diri dengan luka di wajah serta kepala bagian belakang.

Kemudian dilaporkan ke Polsek Mojowarno dan dilakukan evakuasi korban ke RSUD Jombang. Namun naas, korban kemudian meninggal dunia saat menjalani perawatan medis di rumah sakit. Dugaan sementara, wanita tersebut merupakan korban perkosaan dengan disertai kekerasan. (aan/dur)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 20 November 2020 22:13 WIB
SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Berbicara tentang destinasi wisata di Kabupaten Sumenep memang tak pernah sepi. Selain memiliki sejumlah tempat wisata religi dan budaya, kabupaten yang berada di ujung timur Pulau Madura ini juga memiliki segudang destina...
Sabtu, 28 November 2020 22:34 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Nahdlatul Ulama (NU) punya khasanah (bahasa) baru: Neo Khawarij NU. Istilah seram ini diintroduksi KH Imam Jazuli, LC, MA, untuk mestigmatisasi kelompok kritis NU: Komite Khittah Nahdlatul Ulama (KKNU). Khawarij ...
Sabtu, 28 November 2020 15:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Sabtu, 28 November 2020 12:00 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...