Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sampang saat merilis jumlah pasien terpapar Corona.
SAMPANG, BANGSAONLINE.com - Sejak dinyatakan masuk zona merah, hingga saat ini jumlah pasien yang dinyatakan positif maupun pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 di Sampang terus bertambah. Dari data Gugus Tugas Covid-19 Sampang, ada 16 warga yang dinyatakan positif, 17 orang PDP, dan 468 orang dalam pengawasan (ODP).
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sampang, H. Djuwardi menjelaskan, dari jumlah 16 pasien positif tersebut, sebanyak 4 orang di antaranya sudah dinyatakan sembuh. Ini setelah swab test dua kali menunjukkan hasil negatif.
BACA JUGA:
- Diskopimdag Sebut Konflik Timur Tengah Belum Pengaruhi Harga Pangan di Sampang
- Bukan karena Konflik Timteng, Pemkab Sampang Sebut Stok LPG Dipengaruhi Permintaan Tinggi
- Konflik Timur Tengah Masih Panas, Disnaker Sampang Sebut Pengiriman Pekerja Migran Tetap Berjalan
- Diskominfo dan Dinsos Sampang Kolaborasi Siapkan Sosialisasi Larangan Medsos Anak di Bawah 16 Tahun
Pasien yang telah dinyatakan sembuh adalah A (27) asal Kecamatan Sampang Kota, kemudian B (34), S (36), dan S (44) asal Kecamatan Camplong.
Sedangkan untuk 17 orang PDP, rinciannya sebanyak 3 orang selesai diawasi, 2 lainnya meninggal, dan sisanya masih dalam pengawasan.
Djuwardi mengungkapkan bahwa mayoritas pasien positif Covid-19 di Sampang, yakni sekitar 60 persen, merupakan klaster pasar. "Lebih dari separuh merupakan klaster pasar. Sisanya ada dari klaster Santos, rumah sakit, dan dokter di Bangkalan," ungkap pria yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Kominfo.
Dalam kesempatan ini, Djuwardi juga menyampaikan bahwa kunci utama tingkat keberhasilan penanggulangan Covid-19 adalah kedisiplinan dalam melaksanakan ketentuan protokol kesehatan.
Untuk itu, ia mengimbau masyarakat untuk terus waspada terhadap wabah Covid-19. "Kita imbau masyarakat untuk rajin mencuci tangan, selalu memakai masker, dan menghindari kerumunan. Semoga Pandemi Covid-19 segera berakhir," pungkasnya didampingi oleh Plt. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Agus Mulyadi, Kepala BPBD Anang Djoenaidi, serta Direktur RS dr. Mohammad Zyn Sampang. (hri/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




