Kemudian untuk pasien ke-37, Kh (55) laki-laki asal Kota Bangkalan. Ia sudah menjalani rawat inap di RSUD Syamrabu Bangkalan sejak 21-23 Mei 2020. Namun, pasien dipindahkan oleh keluarga (24/5) ke RS. PHC Surabaya dan menjalani pemeriksaan swab. Kemudian pada 28 Mei, pasien dinyatakan positif berdasarkan hasil tes swab.
Selainjutnya, pasien ke-38 adalah MH (42), laki-laki asal Kamal dengan profesi sebagai karyawan BUMN di Surabaya yang sebelumnya mengikuti rapid test bersama seluruh karyawan.
"Walaupun hasil rapid test-nya nonreaktif, tetapi mengalami keluhan nyeri lambung, mual, dan batuk, sehingga menjalani pemeriksaan swab. Pada Kamis (28/5) kemarin hasil swab menyatakan positif, dan malamnya langsung dibawa ke RSUD Syamrabu Bangkalan untuk menjalani perawatan," tambahnya.
Kemudian untuk pasien ke-39, S (50) perempuan asal Kota Bangkalan dengan status ODP. Pasien merasakan sakit sejak 18 Mei dan dirawat di RS PHC Surabaya pada tanggal 24 Mei. Tiga hari kemudian (27/5), hasil swab menyatakan positif.
"Banyaknya penambahan kasus dari kategori orang tanpa gejala ini, saya berharap masyarakat Bangkalan lebih disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan Covid-19 saat beraktivitas. Sehingga, kasus Covid-19 di Bangkalan tidak semakin menyebar," pungkas dia. (ida/uzi/ns)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




