Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Probolinggo, Drs. Moch. Maskur, M.Pd.
PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com - Sebanyak lima Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kota Probolinggo mengalami kekosongan Kepala Sekolah (Kasek). Akibatnya, kelima SD tersebut diisi oleh pejabat Plt.
“Ada lima SD yang memang mengalami kekosongan Kasek sampai sekarang,” ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Probolinggo, Drs. Moch. Maskur, M.Pd. usai giat sidak Komisi I DPRD Kota Probolinggo, Rabu (3/6).
BACA JUGA:
- Namanya Dicatut Jadi Modus Penipuan, Wali Kota Probolinggo Minta Masyarakat Hati-Hati
- PT Anugerah Jaya Megah Beri Bantuan Meja,Kursi dan Beasiswa ke Yayasan Nurul Islam Kota Probolinggo
- Reses, PKS Kota Probolinggo Singgung Perda Retribusi Hiburan
- Adonara dan Chrisnanda Terpilih Jadi Duta Museum Probolinggo 2025
Terjadinya kekosongan tersebut karena ada periodesasi sehingga harus ada pemilihan Kepala Sekolah. “Periodesasi itu selama empat tahun. Sehingga harus ada pemilihan Kasek,” tandasnya.
Maskur menjelaskan, dengan terjadinya kekosongan Kasek di lima SD itu, pihaknya mengaku sudah mengajukannya ke Kementerian.
“Untuk menjadi calon Kasek itu harus mengikuti Diklat dulu. Dan kita sudah mengajukannya kepada kementerian,” katanya.
Melihat situasi pandemi Covid-19, Maskur mengaku pengisian pejabat baru di lima SD yang mengalami kekosongan Kasek itu sedikit terlambat. “Ya memang situasinya seperti ini. Tapi yang jelas kita sudah mengajukannya kepada pihak Kementerian,” pungkasnya. (prb1/dur)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






