Senin, 10 Agustus 2020 17:55

Adaptasi New Normal, Disdik Lamongan Siapkan Sekolah Tangguh

Selasa, 23 Juni 2020 15:06 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Nurqomar Hadi
Adaptasi New Normal, Disdik Lamongan Siapkan Sekolah Tangguh
Bupati Lamongan, Fadeli.

LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Kedisiplinan merupakan salah satu kunci sukses menghadapi Covid-19. Penerapan protokol kesehatan dari pemerintah sebagai pola adaptasi perilaku harus dipatuhi. Hal tersebut tentu juga harus diterapkan pula pada dunia pendidikan dalam menghadapi New Normal.

"Disdik Lamongan telah menyiapkan sekolah tangguh dengan mengedepankan prosedur protokol kesehatan untuk menghadapi New Normal atau tatanan kehidupan baru," ungkap Bupati Lamongan, Fadeli, Selasa (23/6/2020).

Dijelaskan Fadeli, ada beberapa pedoman yang harus dilaksanakan sekolah jika tatanan kehidupan baru diterapkan, "Sekarang Disdik Lamongan melakukan persiapan konsep sekolah tangguh dalam rangka menuju New Normal itu," ujar Fadeli didampingi Sekretaris Daerah Lamongan, Yuhronur Efendi.

Masih kata Fadeli, sebelumnya Pemkab Lamongan sudah me-launching pasar tangguh, pondok pesantren tangguh, industri dan desa tangguh, "Sebentar lagi akan kita launching sekolah tangguh," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Lamongan, Adi Suwito melalui Kabid TK/SD, Syukur menjelaskan bahwa konsep sekolah tangguh yang disiapkan menuju New Normal di dunia pendidikan, di antaranya protokol kesehatan umum sekolah, protokol kesehatan sarana dan prasarana sekolah, serta protokol kesehatan berangkat dari rumah menuju sekolah.

"Kita sudah menyiapkan sejumlah sekolah di Kabupaten Lamongan yang siap melaksanakan imbauan pemerintah untuk selalu disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan agar penularan Covid-19 terputus," terangnya.

Selain itu, tambahnya, tak kalah penting juga, yakni pemberlakuan protokol kesehatan selama siswa di sekolah, protokol kesehatan untuk guru dan tenaga pendidikan maupun protokol kesehatan pulang dari sekolah ke rumah.

“Jadi penerapan protokol kesehatan itu dilaksanakan saat hendak ke sekolah, saat berada di sekolah, hingga nanti pulang sekolah. Jadi semua ada ketentuan yang harus dipatuhi,” jelasnya.

Meski semua persiapan telah dilakukan, imbuhnya, namun sejauh ini Pemerintah Kabupaten Lamongan masih menunggu petunjuk teknis pelaksanaan dari Pemerintah Pusat.

"Untuk diketahui, sejak tanggal 16 Maret 2020 lalu hingga sekarang, semua siswa di Kabupaten Lamongan diberlakukan belajar dari rumah. Ketentuan itu merupakan arahan dari Pemerintah Pusat di tengah pandemi virus corona," cetusnya.

Dia menerangkan, untuk persiapan pembukaan kembali fasilitas pendidikan, pemerintah akan melakukan pola baru pendidikan dengan kebijakan pilot project (sekolah percontohan) dalam menghadapi New Normal di masa pandemi ini. Prinsip yang utama, yakni keselamatan anak menjadi prioritas.

"Upaya ini harus dilakukan demi kemajuan anak-anak kita. Kita akan melakukan uji coba di beberapa sekolah yang sudah memenuhi standar dalam pelaksanaan protokol kesehatan Covid-19," pungkasnya. (qom/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Kamis, 06 Agustus 2020 20:34 WIB
Oleh: Prof Dr Rochmat WahabPada hakekatnya manusia bermula dari lahir, tumbuh dan berkembang mencapai puncak, menurun dan berakhir dengan wafat. Inilah sunnatullah, normalnya manusia, walau pada prakteknya ada juga yang dipanggil Allah SWT, s...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...