Rabu, 12 Mei 2021 03:18

Pandemi Corona, Penjualan Hewan Kurban di Sidoarjo Merosot Drastis Jelang Idul Adha

Rabu, 22 Juli 2020 14:48 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Catur Andy
Pandemi Corona, Penjualan Hewan Kurban di Sidoarjo Merosot Drastis Jelang Idul Adha
Salah satu tempat penjualan hewan kurban di Sidoarjo. (foto: ist).

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Penjualan hewan kurban di masa pandemi Covid-19 menurun drastis. Hal itu dirasakan para pedagang hewan kurban di Jalan Veteran Lingkar Timur Desa Prasung, Kecamatan Buduran, Kebaupaten Sidoarjo.

Seperti yang disampaikan oleh Ahmad, salah satu penjual sapi kurban. Dia mengeluhkan sepinya pembeli. Hampir 10 hari ini dia berjualan. "Sampai saat ini masih laku 15 ekor saja. Padahal tahun lalu, sepuluh hari menjelang Hari Raya Iduladha bisa laku hampir 100 ekor," ucap Ahmad, Rabu (22/7/2020).

Dia menjual sapi kurban dengan rentang harga mulai dari Rp15 juta hingga Rp25 juta. Menurutnya, tidak ada kenaikan harga sapi dibanding tahun lalu.

Ahmad mengatakan, tidak berani mendatangkan sapi kurban terlalu banyak. "Keadaan ekonomi sedang buruk. Banyak orang tidak mempunyai uang. Bila tidak laku semuanya, sapi-sapi ini akan saya jual ke Jakarta," terangnya.

BACA JUGA : 

Masalah Surat-surat dan Sertifikat Klir, PT Sabrina Laksana Abadi Minta Customer Tak Khawatir

BHS Siap Kembangkan Kampung Ikan Asap Jadi Desa Wisata

Di tengah Covid-19, PT MMS Tetap Eksis, Persembahkan 8 Unit Hunian Prestisius

PT Wina Mandiri Karunia Launching CSC, Mudahkan Pelaku UMKM dan e-Commerce Dalam Urusan Logistik

Sepinya penjualan hewan kurban, juga dirasakan Sholikin (52), Warga Desa Prasung. Sudah sembilan tahun ini dia berjualan kambing kurban di Lingkar Timur. "Sekarang masih laku 12 ekor. Tahun lalu menjelang Iduladha seperti ini bisa laku delapan puluhan ekor," keluhnya.

Sholikhin menjual kambing kurban berjenis gibas dan kacangan atau kambing lokal yang didatangkan dari Malang.

"Ada kenaikan harga sekitar Rp150 ribu per ekor dibanding tahun lalu," kata Solikhin.

Dia menjual hewan kambing kurban mulai dari Rp2 juta hingga Rp5 juta. Tergantung jenis dan ukuran. "Bila tidak laku ya saya pelihara sendiri, diperanakkan dan dijual tahun berikutnya," terang Sholikin.

Sholikin mengatakan, setiap kambing kurban yang terjual, dia memperoleh keuntungan sekitar 250 ribu rupiah. (cat/zar)

Jual Telur Infertil, 2 Warga Pasuruan Dicokok Polisi
Senin, 10 Mei 2021 23:24 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Aparat Polres Pasuruan mengamankan 2 orang pelaku perdagangan telur ayam infertil. Selain memperdagangkan telur infertil atau afkir, keduanya juga menjual limbah telur tak layak konsumsi, kepada produsen roti rumahan...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Selasa, 11 Mei 2021 06:09 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Penangkapan Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat mengagetkan banyak pihak. Terutama karena itu terkenal sebagai pengusaha kaya raya. Bahkan mengaku punya 36 perusahaan.Tapi Dahlan Iskan mengaku kaget dan tidak kaget? Kena...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...