Prosesi pelantikan pengurus Abpednas Gresik 2020-2025 di ruang paripurna DPRD. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE
Bupati mengaku siap bekerja sama dan memberikan perlindungan terhadap Abpednas. "Saya juga berharap bisa kerja sama dengan desa, dan masyarakat," terangnya.
Pada kesempatan ini, Bupati juga berharap Ketua Abpednas kober (punya waktu), pinter (pintar), banter (cepat), bener (benar), dan seger (segar) dalam memimpin organisasi.
"Mudah-mudahan bupati mendatang bisa berkolaborasi dengan Abpednas. Mudah-mudahan 9 Desember 2020 calon bupati dan wakil bupati nanti yang terpilih sesuai kehendak masyarakat," pungkasnya.
Sementara Ketua DPC Abpednas Kabupaten Gresik, HR. Hendri mengungkapkan bahwa di Kabupaten Gresik saat ini ada 2.546 Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang tersebar di 330 desa dan 26 kelurahan di 18 kecamatan.
Untuk itu, Abpednas akan mengimplementasikan regulasi pemerintah di tingkat desa. "Saya minta saling koordinasi, sinergi, dengan Pemkab dan Pemdes. Saya juga minta BPD di tingkat desa bisa bersinergi, berkolaborasi dengan kepala desa," pungkasnya. (hud/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






