Selasa, 20 Oktober 2020 13:48

​Tak Dilibatkan Pleno Penetapan Paslon, Bawaslu Surabaya Pertanyakan Salinan Berkas Kontestan ke KPU

Rabu, 23 September 2020 17:24 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Nanang Fachrurrozi
​Tak Dilibatkan Pleno Penetapan Paslon, Bawaslu Surabaya Pertanyakan Salinan Berkas Kontestan ke KPU
Muhammad Agil Akbar, Ketua Bawaslu Kota Surabaya. (foto: ist).

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Meski pada hari ini (Rabu, 23/9/2020) KPU Kota Surabaya telah menetapkan dua kontestan yang akan bertarung di Pilwali Surabaya 2020, namun ada kejanggalan dan kasak-kusuk yang menyeruak ke publik.

Pasalnya, KPU melaksanakan pleno penetapan pasangan calon tanpa mengundang Bawaslu Surabaya dalam hal pengawasan terkait hasil administrasi baik persyaratan pencalonan dan syarat calon kedua kontestan (Eri-Armuji dan Mahfud-Mujiaman).

Dalam rapat pleno penetapan pasangan calon, secara eksplisit Nur Syamsi Ketua KPU Surabaya mengatakan jika di PKPU 9 tidak mewajibkan rapat pleno dilakukan secara terbuka. Hal inilah yang dipertanyakan Bawaslu Surabaya yang notabene sesama penyelenggara pemilukada.

"Kami bukan soal tidak diundang dan tidak dilibatkan dalam rapat pleno penetapan pasangan calon, dan bagi kami tidak ada masalah. Tapi persoalannya bahwa asas keterbukaan dalam penyelenggaraan pemilihan itu hal yang utama dan wajibnya dilaksanakan semua penyelenggara," tegas Muhammad Agil Akbar, Ketua Bawaslu Kota Surabaya ketika dihubungi BANGSAONLINE.com melalui selulernya, Rabu (23/9/2020).

Agil meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya selaku penyelenggara Pilwali Surabaya 2020 transparan dalam rapat pleno penetapan pasangan calon.

Bagi Agil, hal ini didasari belum diterimanya salinan sejumlah dokumen/berkas kedua pasangan calon, baik Eri-Armuji dan Mahfud-Mujiaman.

"Ada beberapa dokumen syarat pencalonan hasil perbaikan yang belum diterima oleh Bawaslu. Mek disemayani (dijanjikan) tok Mas, tapi sampai saat ini tidak ada buktinya. Bawaslu sudah melakukan pengawasan, namun ada beberapa dokumen syarat pencalonan yang belum kami dapatkan salinannya," ungkap Agil.

"Sekali lagi, asas penyelenggaraan pemilu itu harus terbuka. Kami hanya heran, ada apa dengan KPU? Apa KPU sudah tidak butuh peran Bawaslu?," pungkasnya. (nf/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Senin, 19 Oktober 2020 22:35 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri ternyata memiliki air terjun yang luar biasa indahnya. Namanya Air Terjun Ngleyangan. Sayangnya, untuk mencapai air terjun yang konon pernah dijadikan tempat bertapa Raja Kediri itu, sangat sulit ...
Senin, 12 Oktober 2020 19:15 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) minta para kepala daerah meniru Jawa Timur dan Sulawesi Selatan dalam menangani Covid-19. Dua provinsi tersebut – menurut Jokowi - mampu menekan angka kasus Covid-19."Saya mencata...
Senin, 28 September 2020 22:43 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*32. waidhrib lahum matsalan rajulayni ja’alnaa li-ahadihimaa jannatayni min a’naabin wahafafnaahumaa binakhlin waja’alnaa baynahumaa zar’aanDan berikanlah (Muhammad) kepada mereka sebuah perumpamaan, dua...
Sabtu, 17 Oktober 2020 14:42 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...