Selasa, 01 Desember 2020 05:41

Gilir Remaja Hingga Hamil, Empat Pemuda Jombang Diringkus

Kamis, 24 September 2020 20:43 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Aan Amrulloh
Gilir Remaja Hingga Hamil, Empat Pemuda Jombang Diringkus
Ilustrasi

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Empat pemuda terpaksa digelandang polisi lantaran diduga telah melakukan pencabulan dan persetubuhan terhadap seorang remaja putri yang masih di bawah umur hingga hamil.

Dari informasi yang didapat, keempat pemuda tersebut berasal dari Kecamatan Mojowarno, sedangkan korbannya yang masih seorang pelajar berasal dari Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang.

Kapolsek Mojowarno, AKP Yogas membenarkan, bahwa pihaknya telah mengamankan empat dari enam pemuda yang diduga telah melakukan pencabulan. Saat ini para pelaku sudah menjalani pemeriksaan di Unit PPA Satreskrim Polres Jombang.

"Benar, kemarin Rabu (23/09) kami menangkap keempat pelaku saat berada di rumahnya masing-masing. Untuk kasusnya kemudian kami limpahkan ke Unit PPA Satreskrim Polres Jombang, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," ucapnya saat dihubungi via ponsel, Kamis (24/09).

Dijelaskan Yogas, penangkapan pelaku bermula dari laporan orang tua korban, sebut saja Bunga (18), pada Rabu (23/09) sore. Orang tua Bunga, melapor setelah mengetahui sang anak telah hamil enam bulan.

“Orang tua Bunga ini awalnya curiga dengan anaknya yang tak kunjung datang bulan. Setelah diperiksakan, ternyata sudah hamil. Dari pengakuan korban, dia mengaku dijebak. Selanjutnya orang tuanya melapor ke Polsek,” tutur Kapolsek.

Lebih jauh, Yogas mengatakan, dari keterangan yang ia dapat, kejadian tersebut terjadi pada bulan April 2020 lalu. Ketika itu, Bunga dekat dengan seorang pemuda dari Kecamatan Mojowarno, berinisial B, yang dikenalnya lewat media sosial (medsos).

Pada suatu malam, pelaku B mengajak Bunga untuk jalan-jalan dan dijemput di rumahnya di wilayah Kecamatan Diwek. Sementara B sudah mempersiapkan tempat untuk mengajak Bunga, yakni di jalan yang lokasinya di areal persawahan yang sepi.

“Pelaku dan korban sebelumnya sudah saling kenal lewat media sosial. Keduanya kemudian saling PDKT. Bunga kemudian diajak B ke lokasi yang sepi yang ternyata di situ sudah ada beberapa teman B yang menunggu dan sedang pesta miras,” terang Yogas.

Karena sudah dalam pengaruh minuman keras, lanjut Yogas, mereka kemudian mengajak Bunga untuk ikut meminum alkohol. Bunga sempat menolak, namun dipaksa dan dicekoki miras. Keempatnya kemudian berbagi peran untuk memperkosa gadis yang masih duduk di bangku SMA itu.

“Korban berusaha berontak, namun karena tak berdaya, akhirnya hanya pasrah. Dua orang memegangi tangannya, lainnya menyetubuhi secara bergiliran. Ada enam orang di tempat itu, dua orang lain hanya melihat, sehingga hanya empat yang diamankan kemarin,” pungkas Yogas.

Sementara, saat dikonfirmasi terpisah, Kasatreskrim Polres Jombang AKP Cristian Kosasih membenarkan adanya pelimpahan kasus dari Polsek Mojowarno itu. Empat orang yang diserahkan itu, hingga kini masih menjalani pemeriksaan intensif.

“Benar mas, jadi seluruhnya sekarang masih diperiksa, empat orang sementara yang ditangkap, sisanya masih kita cari lagi,” ujarnya.

Dari keempat pelaku yang ditangkap itu, Cristian menyebut pemeriksaan sementara terlibat dua kasus berbeda. Ada yang terlibat kasus pencabulan, dan persetubuhan.

“Cabulnya satu dewasa satu anak-anak, persetubuhannya satu dewasa satu anak-anak juga. Jadi sementara itu dulu, lebih lengkapnya akan kami update kembali besok,” pungkasnya. (aan/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 20 November 2020 22:13 WIB
SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Berbicara tentang destinasi wisata di Kabupaten Sumenep memang tak pernah sepi. Selain memiliki sejumlah tempat wisata religi dan budaya, kabupaten yang berada di ujung timur Pulau Madura ini juga memiliki segudang destina...
Sabtu, 28 November 2020 22:34 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Nahdlatul Ulama (NU) punya khasanah (bahasa) baru: Neo Khawarij NU. Istilah seram ini diintroduksi KH Imam Jazuli, LC, MA, untuk mestigmatisasi kelompok kritis NU: Komite Khittah Nahdlatul Ulama (KKNU). Khawarij ...
Sabtu, 28 November 2020 15:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Sabtu, 28 November 2020 12:00 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...