Senin, 08 Maret 2021 12:46

Baru Pindah Rumah, Kakak Beradik Tewas di Kubangan Pantai Ancol Banyuwangi

Selasa, 06 Oktober 2020 21:50 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Teguh Prayitno
Baru Pindah Rumah, Kakak Beradik Tewas di Kubangan Pantai Ancol Banyuwangi
Masyarakat saat menyaksikan kedua jenazah korban yang ditemukan.

BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Dua anak, kakak beradik tewas tengelam di Pantai Ancol, Kelurahan Lateng, Kecamatan Kota Banyuwangi, Selasa (6/10/2020) sekitar pukul 15.30 WIB.

Korban adalah Zermi (10) dan Zerli (7), keduanya bertempat tinggal di Lingkungan Kerobokan RT 3/RW 2, Kelurahan Kampung Mandar, Banyuwangi.

Informasi yang dihimpun BANGSAONLINE.com, kronologi peristiwa itu berawal pada sekitar pukul 15.00 WIB. Kedua korban saat itu bermain di sekitaran kubangan di kawasan Pantai Ancol yang tak jauh dari rumahnya.

Namun nahas, kedua korban yang diduga tidak bisa berenang itu tidak mengenal kondisi wilayah tersebut, lantaran keduanya baru saja pindah rumah. Sehingga mereka pun tenggelam di kubangan air yang cukup dalam, tanpa ada yang tahu.

"Korban diketahui tenggelam setelah seorang saksi bernama Alvin yang juga berenang di kubangan tersebut, menyenggol tubuh korban bernama Zermi yang sudah tenggelam di dalam air," kata Kapolsek Banyuwangi AKP Ali Masduki, Selasa (6/10/2020).

Alvin pun terkejut dan meminta tolong kepada teman-teman lainnya. Sehingga tubuh korban Zermi diangkat ke permukaan air dalam keadaan sudah tidak bernapas.

"Selanjutnya korban Zermi langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Blambangan untuk mendapatkan pertolongan medis," ujarnya.

Tak berselang lama, tepat pukul 15.30 WIB korban lainnya bernama Zerli juga ditemukan tenggelam di kubangan yang sama dengan kondisi tidak benapas. Selanjutnya, korban Zerli itu pun juga dilarikan ke rumah sakit milik Pemkab Banyuwangi tersebut.

"Sesampainya di rumah sakit, kedua korban dinyatakan telah meninggal dunia oleh tim medis IGD RSUD Blambangan," ungkapnya.

Setelah dilaksanakan olah TKP dan visum oleh Tim Inafis Polresta Banyuwangi dan Tim Medis RSUD Blambangan, diketahui tidak ada tanda-tanda kekerasan dan korban murni kecelakaan tenggelam.

Diduga kejadian tenggelamnya adik-kakak tersebut dikarenakan kedua korban tidak bisa berenang.

Selanjutnya jenazah kedua korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Keluarga korban menyadari dan menerima bahwa kematian korban karena tenggelam. (guh/ian)

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Senin, 08 Maret 2021 05:25 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Politik dan bisnis sama kejam. Itulah persepsi yang berkembang. Tapi Elon Musk – pemilik Tesla - orang terkaya nomor 1 di dunia - dan Jim Farley – pemilik Ford – tak saling kudeta. Justru saling respek.Padahal mer...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 06 Maret 2021 14:06 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...