Kapolres Lamongan AKBP Harun bersama bupati dan tokoh agama. (foto: ist)
LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Kapolres Lamongan, AKBP Harun mengajak dunia pendidikan tolak aksi kekerasan dan anarkisme. Hal itu disampaikannya seiring banyaknya aksi kekerasan dan anarkisme saat penyampaian aspirasi di muka umum atau demonstrasi beberapa waktu lalu di Tanah Air.
Kapolres juga mengajak kepada seluruh elemen di dunia pendidikan untuk bersama bersinergi mewujudkan Lamongan yang aman dan kondusif.
BACA JUGA:
- Pelajar SMP di Lamongan Tewas Usai Motor Terlibat Tabrakan dengan Truk Colt Diesel
- Pasutri Pengantin Baru Tertabrak Pikap di Lamongan, Suami Tewas di TKP
- Polres Lamongan Ungkap 29 Kasus Narkoba, Obat Terlarang Rp430 Juta Disita
- Mobil Panther Hilang Kendali di Lamongan, Tabrak Lapak Sayur dan Enam Warga
“Kita harus bisa menghargai hak-hak lain terkait penyampaian pendapat di muka umum. Alhamdulillah, penyampaian pendapat di muka umum di Lamongan dapat berjalan lancar dan kondusif. Kita tidak ingin Lamongan menjadi sorotan dan keresahan anarkisme. Saya yakin semua elemen masyarakat Lamongan cinta damai dan menolak kekerasan dan anarkisme,” kata Harun.
Kapolres menegaskan, pihak kepolisian selalu mengedepankan humanisme dalam pengamanan penyampaian pendapat di muka umum.
“Mari sama-sama kita menjaga kondusivitas di Lamongan dikarenakan ini salah satu tanggung jawab kita bersama,” ujarnya saat silaturahim dan koordinasi forkopimda bersama tokoh agama, ormas, dinas pendidikan, dan elemen mahasiswa di Gedung SKJ Polres Lamongan, Jumat (16/10/2020) siang.
Bupati Lamongan, H. Fadeli juga menyerukan ajakan agar seluruh elemen masyarakat bersama-sama menjaga situasi Lamongan tetap kondusif.
“Terima kasih kepada Polri dan TNI yang selama ini menjaga kondusivitas di Lamongan,” pungkasnya. (qom/zar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




