Kamis, 04 Maret 2021 23:15

​Temukan Hutan Gundul, Tim Relawan Pelestari Kawasan Wilis Cek Dekat Air Terjun Ngleyangan

Sabtu, 17 Oktober 2020 21:04 WIB
Editor: Tim
Wartawan: Muji Harjita
​Temukan Hutan Gundul, Tim Relawan Pelestari Kawasan Wilis Cek Dekat Air Terjun Ngleyangan
Tim Relawan Pelestari Kawasan Wilis berdiskusi, sebelum deklarasi. foto: Muji Harjita/ bangsaonline.com

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Tim Relawan (Perkawis) Pelestari Kawasan Wilis Kediri, telah menemukan hutan gundul di wilayah Goliman, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri. Hal itu menunjukan bahwa deforestasi atau penebangan hutan di kawasan pegunungan wilis kembali terjadi.

Guna mencari solusi atas deforestasi atau penebangan pohon di hutan yang dekat dengan Air Terjun Ngleyangan itu, Tim Relawan Perkawis bersama FKH, Suar, TSBD Laras Wilis Kalipang, Yayasan Hijau Daun, Forum Pojok Rembuk dan Forum Jurnalis Hijau (FJH) Kedri, mengecek langsung kondisi hutan yang gundul tersebut.

Budiman, Ketua Perkawis Kediri menjelaskan bahwa hutan yang rusak akibat penebangan liar ini, seluas sekitar 35 hektare. Menurut Budiman, hutan di kawasan Goliman yang masuk KPH Perhutani Kediri ini sudah lama terjadi deforestasi, yaitu perubahan secara permanen dari areal berhutan menjadi tidak berhutan yang diakibatkan oleh kegiatan manusia.

"Atas fakta tersebut, sangat dikhawatirkan akan terjadi peningkatan resiko bencana hidrometrologi, yaitu berkurangnya ketersediaan air, terjadi banjir, dan longsong bila musim hujan," kata Budiman, Sabtu (17/10).

Maka dari itu, lanjut Budiman, Pegiat Pelestari Kawasan Wilis dan Lintas Komunitas Pecinta Lingkungan di Kediri mendorong Perhutani mengembalikan fungsi hutan dan menghentikan alih fungsi di hutan lindung.

"Kami juga mendorong Perhutani melakukan upaya penegakan hukum terkait kerusakan hutan itu, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku," terang Budiman.

Masih menurut Budiman, pihaknya juga mendorong Dinas Kehutanan untuk melakukan upaya edukasi kepada masyarakat dan pemerintah untuk melakukan pemberdayaan masyarakat desa hutan.

"Kami juga mendorong semua pihak, baik pemerintah dan elemen masyarakat sipil, melakukan komitmen menjaga hutan, khususnya di kawasan wilis agar terwujud cagar alam Wilis," imbuh Budiman.

Dikatakan oleh Budiman, hutan yang berfungsi sebagai sistem penyangga kehidupan, tidak dapat dipisahkan sebagai sumber kehidupan makhluk hidup, termasuk manusia. Rusaknya hutan dapat memutus rantai kehidupan dan sewaktu-waktu akan mendatangkan bencana serta kerugian.

"Rusaknya hutan dengan seluruh komponen biofisiknya pun secara tidak langsung telah berkontribusi dalam peningkatan pemanasan global. Maka dari itu, hutan harus diselamatkan," pungkas Budiman.

Tim Relawan sendiri usai meninjau langsung kerusakan hutan di kawasan Gunung Wilis, juga menggelar acara deklarasi penyelamatan hutan Wilis. (uji)

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Rabu, 03 Maret 2021 05:40 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Data ini benar-benar mengejutkan. Bayangkan. Dari 1.000 orang Indonesia, 950 orang kekurangan vitamin D. Loh, bukankah sinar matahari di Indonesia melimpah?Ternyata sinar matahari saja tidak cukup. Lalu harus ditambah ...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 27 Februari 2021 11:53 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...