Minggu, 09 Mei 2021 21:38

Kakek Usia 78 Jalan Kaki Jepara, Bali, Jakarta Temui Kepala BNN, di Banyuwangi Disambut Kapolresta

Kamis, 22 Oktober 2020 14:09 WIB
Editor: Tim
Wartawan: Teguh Prayitno
Kakek Usia 78 Jalan Kaki Jepara, Bali, Jakarta Temui Kepala BNN, di Banyuwangi Disambut Kapolresta
Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman saat menerima Agus Suwarno, Kamis (22/10/2020). foto: bangsaonline.com

BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Agus Suwarno, seorang kakek berusia 78 tahun memiliki misi mulia. Ia rela jalan kaki dari Jepara menuju Bali, lalu lanjut ke Jakarta. 

Untuk apa? Ternyata untuk menemui Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN).

Kakek sembilan cucu ini memulai misinya, keluar rumah dari Desa Senenan, KecamatanTahunan, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, berjalan kaki ratusan kilometer demi mengampanyekan bahaya narkotika kepada generasi muda. Dia sangat prihatin narkoba yang kian marak, terutama di daerahnya, Jepara.

Setibanya di Banyuwangi, pria kelahiran tahun 1942 ini disambut Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin, S.I.K. Bahkan Kapolesta mengalungkan bunga. Sang kakek minta agar pihak kepolisian menindak tegas para bandar dan pengedar narkoba.

BACA JUGA : 

Muncul Klaster Tarawih di Banyuwangi, Puluhan Warga Ringintelu Positif Covid-19, 6 Meninggal

ZS, Perempuan Cantik Tersangka Investasi Bodong hingga Miliaran Rupiah Ditahan Polresta Banyuwangi

Bos Baby Lobster, Oknum Polisi, dan Kades yang Tertangkap Nyabu Hanya Direhabilitasi

Teka-Teki Uang Rp500 Juta dan 3 Tahanan Narkoba Polresta Banyuwangi yang Keluar Sel Dikawal Perwira

"Peredaran narkoba di Indonesia ini, khususnya di Jepara sudah sangat memprihatinkan. Karena itu, saya jalan kaki dari Jepara ke Bali, lanjut ke Jakarta, untuk mengingatkan generasi muda akan bahayanya narkoba," kata Agus kepada wartawan di halaman Mapolresta Banyuwangi, Kamis (22/10/2020).

"Saya juga meminta kepada Kepolisian untuk memberantas peredaran narkoba dan ditangani dengan serius," pinta Agus kepada Kombes Pol Arman.

Agus juga mengaku memiliki pengalaman pahit terkait narkoba. "Karena narkoba, keponakan saya masuk ke penjara di Nusa Kambangan. Jadi saya tidak ingin generasi muda di Indonesia hancur gara-gara narkoba," ungkapnya.

Ia juga mengampanyekan memerangi Covid-19 dengan mengajak masyarakat untuk memakai masker. Imbauan itu tertulis di spanduk yang dikenakanya. Spanduk di bagian depan bertuliskan "Perangi Narkoba dan Covid-19, Pakailah masker selalu, Jagalah keluarga dari corona dan narkoba".

Dia membawa sejumlah surat izin dari RT/RW hingga desa setempat. Dengan perbekalan uang dan pakaian seadanya, Agus sudah melewati sejumlah daerah hingga sampai di ujung timur pulau Jawa ini.

“Nanti kalau sudah sampai Bali, saya mampir ke Polda Bali dan Kantor Gubernur Bali. Kemudian lanjut ke Jakarta untuk ketemu Kepala BNN. Saya minta kepada beliau di daerah-daerah diperhatikan lagi supaya punya kantor sendiri, dan menangani narkoba dengan serius. Terutama Jepara, yang tidak punya sama sekali kantor BNN,” harapnya.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin, S.I.K., mengaku sangat kagum dan bangga terhadap keprihatinan dan semangat Agus Suwarno. Menurut dia, meski sudah berusia lanjut, tetapi masih memiliki semangat dan keinginan untuk mengedukasi masyarakat tentang bahayanya narkoba.

"Ayo kita lawan dan berantas narkotika. Sekali saja menggunakan narkotika akan seterusnya, dan sulit sekali untuk disembuhkan, serta memiliki dampak luas bagi masyarakat," kata Kombes Pol Arman.

Arman menambahkan, pihaknya sangat mengapresiasi dan mendukung penuh misi dan tujuan mulia Agus Suwarno ini. Selain kampanye narkoba dia juga mengampanyekan lawan Covid-19.

"Kita dukung perjuanganya. Karena dia juga mengampanyekan kepada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan dengan bermasker, sebagaimana anjuran pemerintah. Karena semuanya bermanfaat untuk menjaga kesehatan masyarakat," ujarnya.

Setelah puas bercengkrama dan melakukan foto bersama dengan orang nomor satu di lingkungan Polresta Banyuwangi, Agus kembali melanjutkan perjalanan menuju Bali, kemudian dilanjut ke Jakarta demi membela dan menyelamatkan generasi bangsa dari bahaya narkoba. Keberangkatannya pun, dilepas langsung Kapolresta Banyuwangi di markasnya.

"Selamat jalan, semoga selamat sampai tujuan dan selalu diberikan kesehatan," kata Kapolresta sembari mengibarkan bendera pelepasan. (guh)

Bernuansa Menara Kudus, Mushola An-Nabaat Diresmikan Wabup Nganjuk
Minggu, 09 Mei 2021 00:50 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Cita Indonesia Group, perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan, pertanian, dan peternakan, meresmikan Mushola An-Nabaat yang berlokasi di Desa Batembat Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk. Peresmian mushola ini dil...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Minggu, 09 Mei 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Tulisan Dahlan Iskan kali ini sangat menyentuh. Tentang prahara rumah tangga pemilik Gedung Empire Palace Surabaya: Gunawan Angkawidjaja dan istrinya, Chin Chin atau Trisulowati.Menurut Dahlan Iskan, Gunawan bukan ha...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...