Sabtu, 17 April 2021 22:03

Dinobatkan Sebagai Warga Kehormatan Silat Mancilan, ​Gus Ipul: Harus Jadi Icon Kota Pasuruan

Kamis, 22 Oktober 2020 17:01 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Ahmad Fuad
Dinobatkan Sebagai Warga Kehormatan Silat Mancilan, ​Gus Ipul: Harus Jadi Icon Kota Pasuruan
Gus Ipul saat blusukan di Kampung Silat Mancilan Kelurahan Pohjentrek, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, Rabu (21/10/2020) malam. (foto: ist)

KOTA PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Calon Wali Kota (Cawali) Pasuruan, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dinobatkan sebagai Warga Kehormatan Kampung Silat Mancilan Kelurahan Pohjentrek, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan. Tak hanya itu, Gus Ipul juga mendapatkan sebuah buah tangan berupa pusaka kecil yang disiapkan oleh warga Mancilan.

Penobatan Gus Ipul sebagai Warga Kehormatan Mancilan ini dilakukan saat Gus Ipul blusukan menyapa masyarakat di kampung yang terkenal dengan Perguruan Pencak Silat Kuntu Mancilan tersebut, Rabu (21/10/2020) malam. Sebelum penobatan, Gus Ipul juga sempat berziarah ke Makam Pahlawan Untung Suropati yang berada di Mancilan.

Kedatangan Gus Ipul disambut meriah oleh masyarakat setempat, sekalipun penyambutan ini dilakukan sangat sederhana dan tetap mengedepankan protokol kesehatan yang ketat sebagai antisipasi penyebaran Covid-19.

Gus Ipul disambut dengan penampilan Pencak Silat Kuntu khas Mancilan. Mulai dari pertarungan sesama pendekar, penampilan kekuatan dan kekebalan tubuh pendekar, dan lainnya.

BACA JUGA : 

Buntut Ricuh Antar Perguruan Silat di Tuban, Ketua Panitia Kopdar Ditetapkan Jadi Tersangka

Arogan di Jalan, Ratusan Anggota Pencak Silat di Tuban Keroyok Perguruan Lain, 3 Orang Luka

Raker Pagar Nusa Sidoarjo Gagas Pendekar Digital, Penguatan Intelektual, dan Kearifan Lokal

Potensi Pengerahan Massa, Pemilihan Ketua Pencak Silat di Ngawi Diawasi Polisi

Konon ceritanya, Pencak Silat Kuntu adalah perguruan pencak silat yang sudah melegenda dan sudah banyak menorehkan sejarah. Kuntu adalah kepanjangan dari Rukun Bersatu. Padepokan pencak silat yang beragam di Kota Pasuruan pada zaman dahulu, akhirnya bersatu dalam Pencak Silat Kuntu ini. Sayangnya, kesenian dan potensi khas Mancilan Kota Pasuruan ini sudah mulai tergerus zaman.

Popularitas Pencak Silat Kuntu khas Mancilan sudah mulai ditinggalkan. Bahkan, sudah mulai terpinggirkan seiring dengan perkembangan zaman. Uluran tangan pemerintah tidak pernah datang, dan membuat kesenian ini mulai ditinggalkan.

Menanggapi hal tersebut, Gus Ipul mengaku siap menjadikan Pencak Silat Kuntu khas Mancilan ini menjadi salah satu icon Kota Pasuruan. Dikatakannya, dengan sejarah panjang, pencak silat ini adalah suatu warisan bangsa yang luar biasa. Maka dari itu, warisan ini harus dijaga dan dilestarikan.

Ia menyampaikan bahwa dirinya bersama Mas Adi, siap melestarikan Pencak Silat Kuntu ini ketika dipercaya dan diberi amanah memimpin Kota Pasuruan.

"Saya prihatin karena potensi yang benar-benar ada, nyata, dan sejarahnya panjang justru tidak diperhatikan. Justru dibiarkan tergerus zaman," kata Gus Ipul usai kegiatan, Rabu (21/10/2020) malam.

Ia sangat menyayangkan hal ini. Padahal, pencak silat ini sudah punya nama besar dan pendekarnya cukup banyak, bahkan ada yang masih hidup sampai sekarang.

"Kalau mendengar ceritanya miris. Mereka selama ini berjuang sendiri, bahkan tidak diberikan ruang ataupun kesempatan untuk tampil," sambung dia.

Gus Ipul menyebut, akan berusaha mempromosikan dan mengembalikan kejayaan pencak silat khas warga Mancilan ini ketika nanti terpilih sebagai wali kota Pasuruan.

"Akan kami carikan caranya. Tapi, sederhananya, kami akan menampilkan seni pencak silat khas warga Mancilan ini di acara-acara pemerintah. Harapannya, agar Kota Pasuruan juga dikenal sebagai salah satu basis pencak silat," urainya.

Gus Ipul mengakui bahwa sejak kecil dirinya memang suka dengan pencak silat. Namun, tidak menggelutinya, hanya sebatas suka menyaksikan pertandingan pencak silatnya.

"Bagi saya pencak silat ini menggambarkan bukan hanya sebatas olahraga, tapi kombinasi keindahan, kesenian, hiburan, dan nilai-nilai perjuangan," tuturnya.

Ia berjanji akan menjadikan pencak silat sebagai salah satu warisan budaya khas Mancilan yang harus tetap dijaga dan dilestarikan.

"Jadi bukan hanya sekadar diminati saja, tapi nanti akan kami rumuskan bagaimana pencak silat juga bisa menjadi ajang kebolehan mengukir prestasi untuk Kota Pasuruan," tutupnya. (afa/zar)

​Mengenang Masa Lalu, Ngabuburit Sambil Bermain Meriam Bambu
Jumat, 16 April 2021 22:03 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Ada beragam cara yang bisa dilakukan untuk mengisi waktu menunggu berbuka puasa, atau ngabuburit.Salah satunya seperti yang dilakukan bocah di Kota Pasuruan, Jawa Timur. mereka bermain meriam bambu di tanah lapang.Sepert...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Sabtu, 17 April 2021 05:46 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Setelah banyak mendapat dukungan dari para tokoh, dokter, dan bahkan jenderal, tampaknya uji fase II Vaksin Nusantara akan lanjut. Tentu di luar BPOM.Apa itu Ilegal? Nah, silakan ikuti tulisan Dahlan Iskan di Disway d...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 17 April 2021 11:15 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...