Rabu, 25 November 2020 20:09

Menaker RI: Saya Intens Turun untuk Sosialisasikan UU Cipta Kerja

Sabtu, 24 Oktober 2020 14:38 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Syuhud
Menaker RI: Saya Intens Turun untuk Sosialisasikan UU Cipta Kerja
Menaker RI, Ida Fauziyah usai acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan serikat buruh di Kantor Bupati Gresik. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) RI, Ida Fauziyah mengungkapkan, saat ini dirinya tengah intens turun ke masyarakat buruh untuk mensosialisasikan keberadaan Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja.

"Selama ketemu buruh, dan berdiskusi, akhirnya banyak menjadi paham UU Omnibus Law Cipta Kerja. Makanya, saya intens turun, terus kita sosialisaikan," ujar Ida Fauziyah usai menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bersama Serikat Buruh Gresik, di Kantor Bupati Gresik, Sabtu (24/10/2020).

Menurut Ida Fauziah, salama turun menyapa, dialog, maupun audiensi dengan buruh, banyak yang sudah paham terhadap UU Cipta Kerja. Namun, mereka tetap turun jalan lakukan demo.

"Jadi, ada teman-teman buruh yang sudah paham soal UU Cipta Kerja. Namun, mereka tetap demo karena untuk menyalurkan aspirasi. Juga, masih banyak buruh yang belum paham dengan UU Cipta Kerja. Makanya, saya turun ke daerah-daerah untuk mensosialisasikan. Alhamdulillah, respons buruh semakin paham dengan UU Omnibus Law Cipta Kerja," sambung Menteri Perempuan asal Kabupaten Mojokerto ini.

Ida Fauziyah lebh jauh menjelaskan, bahwa ada jeda waktu selama tiga bulan untuk mensosialisasikan keberadaan UU Cipta Kerja, sebelum pemerintah membuat turunan UU berupa Peraturan Pemerintah (PP). Untuk itu, tambah Ida Fauziyah, pemerintah membutuhkan masukan dari buruh dan masyarakat dalam penyusunan PP sebagai petunjuk teknis (juknis) UU Cipta Kerja.

"Masih ada ruang bagi buruh untuk memberikan masukan kepada pemerintah dalam penyusunan PP. Jika ada yang belum sepakat, masih ada ruang. Sebab, masih ada pembahasan PP," terang dia.

Pemerintah, tambah Ida Fauziyah, sangat transparan dan terbuka jika dalam pembuatan UU Omnibus Law ada yang kurang dan perlu disempurnakan. Pemerintah siap menerima masukan demi kebaikan.

Sementara Ketua DPC SPSI Kabupaten Gresik, M. Ali Muchsin menilai pemerintah kurang terbuka dalam proses pembuatan UU Omnibus Law Cipta Kerja. "Makanya, kami perlu forum-forum diskusi untuk penyempurnaan UU tersebut, " katanya.

Sebagai perwakil serikat pekerja, Ali Muchsin mengaku sedikit kecewa dengan pemerintah. Sebab, pemerintah selalu membuat jargon bahwa UU Cipta Kerja selama ini baik-baik saja. Untuk itu, ia ingin agar pasal-pasal yang sudah baik di UU Cipta Kerja dilanjutkan, namun yang tak baik diperbaiki. Dia meminta pemerintah transparan.

Ali Muchsin meminta pemerintah agar memberikan salinan UU Omnibus Law kepada buruh, sehingga buruh bisa mempelajari mana yang baik dan tak baik. "Tapi, sejauh ini kami belum diberikan salinan UU tersebut," pungkasnya.

Acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dihadiri Menaker RI Ida Fauziyah menghadirkan penceramah, KH. Ahmad Muwafiq atau lebih dikenal dengan Gus Muwafiq. (hud/ns)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 20 November 2020 22:13 WIB
SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Berbicara tentang destinasi wisata di Kabupaten Sumenep memang tak pernah sepi. Selain memiliki sejumlah tempat wisata religi dan budaya, kabupaten yang berada di ujung timur Pulau Madura ini juga memiliki segudang destina...
Selasa, 10 November 2020 09:44 WIB
Oleh: M. Mas’ud Adnan --- Peristiwa 10 November 1945 adalah tonggak sejarah sangat penting bagi bangsa Indonesia, terutama umat Islam. Sebab, pada momentum 10 November itulah, nasionalisme mendapat pemaknaan sangat signifikan dalam paradigma k...
Minggu, 22 November 2020 21:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Jumat, 06 November 2020 10:34 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...