Minggu, 28 Februari 2021 02:03

Wajib Tes Swab, 1.396 Santri Tebuireng ​Gelombang Ketiga Balik ke Pondok

Sabtu, 07 November 2020 14:29 WIB
Editor: MMA
Wajib Tes Swab, 1.396 Santri Tebuireng ​Gelombang Ketiga Balik ke Pondok
Petugas kesehatan sedang melakukan tes swab para santri Tebuireng. foto: Dok. Pesantren Tebuireng/ bangsaonline.com

TEBUIRENG, BANGSAONLINE.com - Pesantren Tebuireng Jombang kembali mengundang santri yang selama ini belajar dari rumah untuk kembali ke pondok. Gelombang ketiga kedatangan santri ini dilaksanakan mulai Sabtu (7/11) hingga Kamis (12/11) mendatang.

"Sebanyak 1.396 santri diundang kembali ke pondok selama sepekan ke depan. Mereka datang secara bergelombang, sesuai jadwal yang telah disiapkan oleh pengurus," ujar Ketua Gugus Tugas Pesantren Tangguh Tebuireng Ustaz Lukman Hakim kepada bangsaonline.com, Sabtu (7/11/2020).

Menurut Ustaz Lukman, mayoritas yang datang pada gelombang ketiga ini adalah santri kelas tengah (VIII SMP/MTs dan XI SMA/MA). Untuk hari pertama dikhususkan 248 santri dari Jombang, Mojokerto, Kediri, Sidoarjo, dan Surabaya. "Berikutnya menyusul Madura dan daerah lain sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh pengurus," tandasnya.

Berbeda dengan dua gelombang sebelumnya yang hanya diminta melampirkan hasil rapid test, santri gelombang ketiga ini diwajibkan untuk mengikuti uji usap (swab test) saat kedatangan. "Dengan demikian, kami berharap santri yang datang benar-benar terbebas dari Covid-19," tegas pria asal Banten ini.

Dengan mengikuti uji usap, santri tidak perlu lagi mengikuti proses karantina selama 14 hari seperti sebelumnya. Sebab, jika hasil uji usap negatif, santri akan langsung dipersilahkan memasuki asrama. "Diperkirakan butuh waktu sekitar lima jam untuk mengetahui hasil uji usap. Selama masa tunggu, santri menempati ruang transit di kampus Universitas Hasyim Asy'ari," kata Ustaz Lukman.

Proses uji usap tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Rumah Sakit Unipdu Medika Jombang. Sebelum pengambilan sampel, santri harus melalui tahapan penapisan yang dilaksanakan oleh tenaga kesehatan dari Pusat Kesehatan Pesantren Tebuireng. Mereka ditanya tentang riwayat perjalanan selama dua pekan terakhir dan diuji kemampuan indra penciumannya.

Ustaz Lukman menuturkan, pihaknya memastikan kesehatan santri menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan pesantren dan gugus tugas. Mewakili keluarga besar Pesantren Tebuireng, ia juga menyampaikan terima kasih atas dukungan dan pendampingan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Jombang dan Provinsi Jawa Timur selama ini. (tim)

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Sabtu, 27 Februari 2021 06:11 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Perdebatan Dahlan Iskan, wartawan kawakan, dengan Irwan Hidayat, pemilik pabrik jamu Sido Muncul ini menarik. Irwan Hidayat mengaku sukses karena hoki, bukan hasil kerja keras. Tapi Dahlan Iskan menolak, tak percaya...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 27 Februari 2021 11:53 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...