Senin, 19 April 2021 15:14

Diduga Selewengkan Proses Amdal Lalin, ​AMCD Laporkan Pemkot Pasuruan ke Kejari

Senin, 09 November 2020 19:58 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Ahmad Fuad
Diduga Selewengkan Proses Amdal Lalin, ​AMCD Laporkan Pemkot Pasuruan ke Kejari
Jajaran LSM Cinta Damai saat audiensi dengan pihak Kejari Kota Pasuruan.

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Punggawa LSM Aliansi Masyarakat Cinta Damai (AMCD), Hanan Damai didampingi beberapa anggota mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Pasuruan guna melaporkan Pemkot Pasuruan. 

Pelaporan tersebut dilakukan setelah pihak LSM mendatangi Pemkot Pasuruan untuk mempertanyakan banyaknya gedung yang diduga masih belum memiliki IMB dan selama 14 hari belum ada konfirmasi jawaban.

Kehadiran punggawa AMCD diterima langsung oleh Kasi Pidsus (Pidana Khusus) Kejari Pasuruan, Soemarno dan Kasi Intel, Wahyu S.

Mereka mendesak dugaan penyelewengan proses Amdal Lalin yang ditangani oleh Pemkot Pasuruan terhadap 16 bangunan segera diproses.

BACA JUGA : 

Penyidikan Dugaan Korupsi Dana Bergulir PKIS Rampung, Kejari Pasuruan Belum Tetapkan Tersangka

Menteri PPN Setujui Wisata Religi Terintegrasi Kota Pasuruan, Siapkan Anggaran Rp 100 M

Menteri PPN Setujui Pembangunan Kawasan Wisata Religi Terintegrasi di Kota Pasuruan

Diduga Ada Potongan 40% Pada 14 Paket Pokmas di Kota Pasuruan, Ini Tanggapan Kasi Intel Kejari

"Hari ini, kami bersama anggota AMCD mendatangi Kantor Kejaksaan Kota Pasuruan melaporkan bangunan yang kami temukan ada 16 titik yang diduga tidak ada Amdal Lalinnya,” ucap Hanan selaku Ketua LSM AMCD saat ditemui BANGSAONLINE.com, Senin (9/11).

Hanan juga mejelaskan, laporan tersebut sudah dilayangkan dua kali kepada pihak pemkot. Namun, hingga dua pekan ini Pemkot Pasuruan tidak merespons.

"Dari laporan berkas-berkas yang kami sampaikan ke Kejari Kota Pasuruan disertai poin-poin temuan di lapangan. Sehingga bisa dimungkinkan pihak kejari bisa turun ke lapangan untuk pengumpulan data dan pengumpulan bahan keterangan. Kami inginkan agar Kejari Kota Pasuruan lakukan penyelidikan,” ungkapnya. (afa/ian)

Teh Panas Rp 5.000, Teh Dingin Rp 10.000, Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan (7)
Minggu, 18 April 2021 22:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com –Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan kali ini M Mas’ud Adnan – sang narator - mereview tentang orang Madura yang tiba-tiba haus. Ia pun pergi ke warung di pinggir jalan. Ia membeli teh. Di warung itu semua barang yang ...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Senin, 19 April 2021 05:29 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Dua guru besar ini punya integritas dan reputasi tinggi di bidangnya masing-masing. Nah, Dahlan Iskan kali ini tak banyak menulis. Tapi menurunkan pandangan dua profesor yang dua-duanya kontra dan kritis terhadap Vaksin...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Minggu, 18 April 2021 12:17 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...