Minggu, 01 Agustus 2021 05:24

Bappeda Sumenep Siapkan Rancangan Teknokratik RPJMD

Minggu, 22 November 2020 01:16 WIB
Editor: .
Wartawan: Sahlan
Bappeda Sumenep Siapkan Rancangan Teknokratik RPJMD
Rapat di Bappeda Kabupaten Sumenep siapkan rancangan teknokratik RPJMD.

SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kabupaten Sumenep, melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) mengadakan Focus Group Discussion (FGD) Rancangan Teknokratik Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sumenep tahun 2021-2025.

Kepala Bappeda, Drs. H. Yayak Nurwahyudi, M.Si menyatakan, Kabupaten Sumenep sejak beberapa bulan lalu telah menyiapkan Rancangan Teknokratik RPJMD bekerja sama dengan Universitas Brawijaya Malang.

Rancangan teknokratik RPJMD merupakan rancangan dokumen perencanaan 5 tahunan yang disiapkan oleh pemerintah daerah, menggunakan pendekatan teknokratik sebelum terpilihnya kepala daerah dan wakil kepala daerah yang disajikan dengan sistematika.

“Rancangan Teknokratik RPJMD ini, sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 86 tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian, dan Evaluasi Pembangunan Daerah,” terangnya.

BACA JUGA : 

Antisipasi Penularan Covid-19, Pemkab Sumenep Siapkan RIDC 2 BLK bagi Pekerja Migran Indonesia

ASN Pemkab Sumenep Salurkan Beras 18 Ton Lebih ke Masyarakat Terdampak PPKM

Pemkab Sumenep Salurkan Beras untuk 102.013 Warga Terdampak PPKM Covid-19

Optimalkan Pengumpulan ZIS ASN, Baznas Sumenep Gelar Rakor Bersama Bupati dan OPD

Menurutnya, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menegah Daerah dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah, bahwa persiapan penyusunan RPJMD salah satunya melalui pendekatan teknokratik.

“RPJMD Teknokratik ini nantinya akan mengakomodir visi dan misi kepala daerah terpilih. Sesuai aturan, enam bulan setelah pelantikan kepala daerah, dokumen RPJMD harus sudah disahkan atau di-Perda-kan. Adapun tahapannya yakni pendahuluan, gambaran umum kondisi daerah, gambaran keuangan daerah, permasalahan dan isu strategis daerah,” tegasnya.

Sementara Konsultan RPJMD Teknokratik dari Universitas Brawijaya, Andi Kurniawan mengungkapkan, berdasarkan data-data yang diperoleh baik melalui dokumen pembangunan Kabupaten Sumenep, data dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun survei ke masyarakat, ditemukan banyak permasalahan yang akan dijadikan isu strategis prioritas pembangunan dalam lima tahun mendatang.

“Persoalan dan permasalahan-permasalahan tersebut akan dilakukan pembobotan sehingga nantinya akan menentukan isu strategis yang bersifat mendesak, berdampak yang multiyears,” jelasnya.

Dikatakan bahwa, beberapa isu strategis di antaranya fokus Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sektor ekonomi melalui optimalisasi industri, pengentasan angka kemiskinan, nilai Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sumenep yang masih rendah, kualitas di sektor pendidikan, kualitas pelayanan kesehatan, infrastruktur, dan masalah ketenagakerjaan.

Focus Group Discussion (FGD) Rancangan Teknokratik RPJMD Kabupaten Sumenep Tahun 2021-2025. bertempat di Ruang Rapat Jokotole Bappeda Kabupaten Sumenep, Jumat kemarin (20/11/20), yang diikuti oleh semua OPD dan Camat. (aln)

Respons Keluhan Ojol Karena Terdampak Pandemi, ASC Foundation Bagikan Paket Sembako dan Uang Bensin
Kamis, 29 Juli 2021 13:40 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Muhammad Al Barra bersama Tim ASC Foundation-nya, telah menyalurkan paket sembako kepada para pedagang terdampak PPKM darurat di 12 kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Aksi sosial ini terus dilakukan Gus Barra. Kali i...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...