Kamis, 03 Desember 2020 17:39

Bappeda Sumenep Siapkan Rancangan Teknokratik RPJMD

Minggu, 22 November 2020 01:16 WIB
Editor: .
Wartawan: Sahlan
Bappeda Sumenep Siapkan Rancangan Teknokratik RPJMD
Rapat di Bappeda Kabupaten Sumenep siapkan rancangan teknokratik RPJMD.

SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kabupaten Sumenep, melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) mengadakan Focus Group Discussion (FGD) Rancangan Teknokratik Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sumenep tahun 2021-2025.

Kepala Bappeda, Drs. H. Yayak Nurwahyudi, M.Si menyatakan, Kabupaten Sumenep sejak beberapa bulan lalu telah menyiapkan Rancangan Teknokratik RPJMD bekerja sama dengan Universitas Brawijaya Malang.

Rancangan teknokratik RPJMD merupakan rancangan dokumen perencanaan 5 tahunan yang disiapkan oleh pemerintah daerah, menggunakan pendekatan teknokratik sebelum terpilihnya kepala daerah dan wakil kepala daerah yang disajikan dengan sistematika.

“Rancangan Teknokratik RPJMD ini, sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 86 tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian, dan Evaluasi Pembangunan Daerah,” terangnya.

Menurutnya, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menegah Daerah dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah, bahwa persiapan penyusunan RPJMD salah satunya melalui pendekatan teknokratik.

“RPJMD Teknokratik ini nantinya akan mengakomodir visi dan misi kepala daerah terpilih. Sesuai aturan, enam bulan setelah pelantikan kepala daerah, dokumen RPJMD harus sudah disahkan atau di-Perda-kan. Adapun tahapannya yakni pendahuluan, gambaran umum kondisi daerah, gambaran keuangan daerah, permasalahan dan isu strategis daerah,” tegasnya.

Sementara Konsultan RPJMD Teknokratik dari Universitas Brawijaya, Andi Kurniawan mengungkapkan, berdasarkan data-data yang diperoleh baik melalui dokumen pembangunan Kabupaten Sumenep, data dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun survei ke masyarakat, ditemukan banyak permasalahan yang akan dijadikan isu strategis prioritas pembangunan dalam lima tahun mendatang.

“Persoalan dan permasalahan-permasalahan tersebut akan dilakukan pembobotan sehingga nantinya akan menentukan isu strategis yang bersifat mendesak, berdampak yang multiyears,” jelasnya.

Dikatakan bahwa, beberapa isu strategis di antaranya fokus Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sektor ekonomi melalui optimalisasi industri, pengentasan angka kemiskinan, nilai Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sumenep yang masih rendah, kualitas di sektor pendidikan, kualitas pelayanan kesehatan, infrastruktur, dan masalah ketenagakerjaan.

Focus Group Discussion (FGD) Rancangan Teknokratik RPJMD Kabupaten Sumenep Tahun 2021-2025. bertempat di Ruang Rapat Jokotole Bappeda Kabupaten Sumenep, Jumat kemarin (20/11/20), yang diikuti oleh semua OPD dan Camat. (aln)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Selasa, 01 Desember 2020 16:52 WIB
PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com – Meletusnya Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, tidak mengakibatkan kenaikan material vulkanik di Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo.Namun demikian, status Gunung Bromo tetap level II atau waspada. Sehingga pengunju...
Sabtu, 28 November 2020 22:34 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Nahdlatul Ulama (NU) punya khasanah (bahasa) baru: Neo Khawarij NU. Istilah seram ini diintroduksi KH Imam Jazuli, LC, MA, untuk mestigmatisasi kelompok kritis NU: Komite Khittah Nahdlatul Ulama (KKNU). Khawarij ...
Rabu, 02 Desember 2020 21:44 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Kamis, 03 Desember 2020 15:46 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, dosen Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wonocolo Surabaya. Silakan kirim...