Minggu, 09 Mei 2021 21:40

Namanya Dicatut sebagai Wakil Sekjen, Gus Ahid Menolak Jadi Pengurus KKNU

Kamis, 26 November 2020 16:05 WIB
Editor: MMA
Namanya Dicatut sebagai Wakil Sekjen, Gus Ahid Menolak Jadi Pengurus KKNU
Surat pernyataan Gus Ahid. foto: ist

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Drs. KH. Ahmad Sufiyaji, SQ, M.Si., yang akrab dipanggil Gus Ahid mengaku namanya dicatut Komite Khittah Nahdlatul Ulama 1926 (KKNU26). “Saya ditaruh sebagai wakil sekjen,” tutur Gus Ahid kepada bangsaonline.com, Kamis (26/11/2020).

Gus Ahid menolak jadi pengurus KKNU-26. Penolakan itu disampaikan lewat surat pernyataan bermaterai. Ia mengirim kopi surat pernyataan itu kepada bangsaonline.com.

Menurut Gus Ahid, memang beberapa hari yang lalu ada orang yang menghubungi dirinya dan minta data pribadinya. Tapi ia tak pernah memberi data pribadi kepada orang tersebut.  

Ia menegaskan bahwa dirinya sejak awal menolak KKNU dilembagakan. “Sejak dulu saya bersama Gus Sholah menolak KKNU dilembagakan,” kata Gus Ahid yang mantan anggota DPRD Jawa Timur.

BACA JUGA : 

​Pendukung MLB Terus Bertambah, Tiga DPW dan Tujuh DPC PKB di Kalimantan Gabung

Santri Curi Ikan Kiai, Haram Jadi Halal, Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan (5)

Mengerikan! Inilah Kondisi Gus Dur saat Cak Imin Ambil Alih PKB

Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan (4), Pastor Dikejar Harimau

Gus Ahid mengaku terlibat dalam KKNU karena takdzim pada Gus Sholah dan Gus Dur. Karena itu, ketika Gus Sholah wafat ia tak aktif lagi di KKNU.

Seperti diberitakan bangsaonline.com, perhatian warga Nahdlatul Ulama (NU) kini sedang tertuju pada Komite Khittah Nahdlatul Ulama 1926 (KKNU26). Itu terjadi sejak Sekjen KKNU26 KH Agus Solachul Aam Wahib Wahab datang ke markas Front Pembela Islam (FPI) di Petamburan Jakarta Pusat.

Di markas FPI itu, Gus Aam - panggilan cucu pendiri NU KH Abd Wahab Hasbullah - mengklaim bahwa KKNU sudah berbadan hukum dan setara dengan PBNU. Gus Aam juga secara terbuka mendukung Habib Rizieq Shihab, tokoh utama FPI.

Pernyataan Gus Aam itu disiarkan Front TV kanal Youtube, 15 November 2020, sehari setelah Rizieq Shihab bikin perayaan Maulid Nabi dan pernikahan putrinya. Kontan saja manuver Gus Aam itu memantik kontroversi.

Bahkan beberapa tokoh KKNU26 mengaku tak tahu menahu dengan manuver Gus Aam. Di antaranya, KH Fahmi Amrullah (Gus Fahmi, Tebuireng), KH Azaim Ibrahimi (Situbondo), KH Nashihin Hasan (Jakarta), dan kiai yang lain.

Gus Fahmi bahkan menilai bahwa KKNU26 sudah melenceng dari cita-cita KH Salahuddin Wahid (Gus Sholah) sebagai pendiri utama KKNU-26.

KKNU26 didirikan Gus Sholah dan para kiai pada 2018. Gus Sholah mendirikan KKNU26 sebagai gerakan moral karena cucu pendiri NU Hadratussyaikh KHM Hasyim Asy'ari itu menilai PBNU sering terjebak pada politik praktis dan money politics. Karena itu Gus Sholah - baik lewat KKNU26 maupun secara personal - sering melancarkan kritik dan kontrol terhadap PBNU terutama lewat media massa, baik berupa maupun tulisan. (tim)

Bernuansa Menara Kudus, Mushola An-Nabaat Diresmikan Wabup Nganjuk
Minggu, 09 Mei 2021 00:50 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Cita Indonesia Group, perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan, pertanian, dan peternakan, meresmikan Mushola An-Nabaat yang berlokasi di Desa Batembat Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk. Peresmian mushola ini dil...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Minggu, 09 Mei 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Tulisan Dahlan Iskan kali ini sangat menyentuh. Tentang prahara rumah tangga pemilik Gedung Empire Palace Surabaya: Gunawan Angkawidjaja dan istrinya, Chin Chin atau Trisulowati.Menurut Dahlan Iskan, Gunawan bukan ha...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...