Proses evakuasi jenazah dari DAM Sungai Brantas Desa Brodot, Jombang.
JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Warga Dusun Klaci, Desa Brodot, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Kabupaten Jombang dihebohkan dengan adanya sesosok mayat yang tersangkut di DAM Sungai Brantas yang berada di wilayahnya.
Temuan tersebut, oleh warga kemudian dilaporkan ke pihak perangkat desa dan dilanjutkan ke kepolisian setempat dan dilakukan pengecekan oleh petugas ke lokasi. Ternyata benar, terdapat sesosok mayat dengan jenis kelamin laki-laki yang tersangkut di DAM sungai brantas.
BACA JUGA:
- Peringati WCD 2025, Wali Kota dan Wawali Kediri Tuangkan Eco Enzym di Sungai Brantas
- Sempat Hanyut Sehari di Sungai, Jasad Bocah Warga Jombang Ditemukan Tak Bernyawa
- Cari Remaja Hilang di Sungai Brantas, Tim SAR Kerahkan 35 Personel
- Remaja Terseret Arus Sungai Brantas di Blitar, Tim SAR Gabungan Bersiap di Posko Pencarian
Kapolsek Bandarkedungmulyo, AKP Mursid Budi Hartanto mengatakan, setelah melakukan pengecekan di lokasi temuan, pihaknya kemudian melakukan koordinasi dengan tim Basarnas untuk mengevakuasi mayat tersebut.
“Pada Minggu, (06/12), sekira pukul 06:30 WIB, kami mendapat laporan dari perangkat Desa Brodot bahwa ada sesosok mayat yang tersangkut di DAM. Kami lakukan pengecekan ke lokasi dan berkoordinasi dengan pihak Basarnas untuk evakuasi,” ucapnya, Senin (07/12/20).

Setelah proses evakuasi, lanjut Mursid, jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Jombang guna dilakukan visum. Kami juga mendapat info di media sosial jika ada orang diduga hanyut di aliran Sungai Brantas di wilayah Tulungagung.
“Berdasarkan info dari media sosial, kemudian kami menghubungi pihak kepolisian Tulungagung. Perangkat desa dari Desa Padangan, Kecamatan Ngantru, Tulungagung bersama Babinsa datang ke RSUD Jombang dan memberikan keterangan bahwa mayat tersebut adalah warganya yang bernama Supandi,” terangnya.
“Setelah dilakukan visum dan sesuai ciri-ciri, selanjutnya penanganan dilanjutkan oleh Polsek Ngantru, Polres Tulungagung,” pungkas Kapolsek.
Sebelumnya, Supandi (39), warga asal Dusun Balong, Desa Padangan, Kecamatan Ngantru dikabarkan hanyut di aliran Sungai Brantas Desa Bendosari pada hari Jumat (04/12), sekitar pukul 07:00 WIB saat sedang mencari ikan menggunakan alat setrum. (aan/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






