Minggu, 28 Februari 2021 16:42

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan Minta Rekondisi Bekas Galian Pipa Tak Asal-asalan

Jumat, 11 Desember 2020 15:56 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Ahmad Habibi
Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan Minta Rekondisi Bekas Galian Pipa Tak Asal-asalan
Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan H. Arifin, S.Sos., saat sidak proyek SPAM Beji. (foto: ist)

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Penanganan bekas tanah galian pipa proyek SPAM di Kecamatan Beji yang terkesan asal-asalan oleh pihak kontraktor menjadi perhatian serius legislatif, salah satunya dari Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan H. Arifin, S.Sos.

H. Arifin mengatakan, bekas sisa galian pipa seharusnya dilakukan pemadatan menggunakan alat berat, sehingga tidak sampai menimbulkan masalah bagi warga sekitar. Dia mengaku mendapat laporan dari masyarakat bahwa banyak pengendara yang jatuh terpeleset lantaran bahu jalan licin karena ada bekas tanah yang tidak dibersihkan.

"Rekondisi seharusnya disesuaikan dengan kondisi sebelum ada galian proyek, dan wajib menggunakan alat seperti stamper," ujar Politikus PDIP ini, Jumat (11/12/2020).

H. Arifin menambahkan, dari hasil pemantauan di lapangan, penanganan bekas galian terkesan asal ditimbun saja. Untuk itu, dirinya meminta kepada pihak dinas terkait agar berani memberikan teguran keras supaya pihak kontraktor tidak teledor.

"Bahkan, di depan rumah saya juga demikian. Tidak ada rekondisi atau pengembalian seperti semula. Janjinya disemen seperti semula, ternyata hingga sebulan lebih dibiarkan begitu saja," imbuhnya.

H. Arifin meminta agar penanganan bekas galian dilakukan dengan baik. Tidak hanya pipanisasi Beji, tetapi juga di tempat lain. "Termasuk Rembang dan juga Gempol," desaknya.

Sementara itu, Arif, PPKom Proyek Pipanisasi Optic SPAM Beji di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kabupaten Pasuruan menegaskan, pihaknya sudah memberikan teguran pada pelaksana agar melakukan perapian dalam pelaksanaan pengerjaan pipa tersebut, sehingga tidak membahayakan pengendara.

"Pada prinsipnya dinas sudah memberikan teguran kepada pihak kontraktor dalam hal perapian bekas galian dilakukan dengan baik," jelasnya. (bib/par/zar)

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Minggu, 28 Februari 2021 10:23 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE com - Rakyat Indonesia sudah lama menunggu karya anak bangsa. Dalam segala bidang. Termasuk vaksin. Agar tak selalu tergantung pada bangsa lain.Nah,  saat semua negara panik karena pandemi Covid-19, lahir vaksin nusantara,...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 27 Februari 2021 11:53 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...