Minggu, 28 Februari 2021 16:18

Komisi III Sidak ke Proyek TPA Kenep, Temukan Kerusakan Drainase dan Sampah yang Menggunung

Senin, 28 Desember 2020 15:23 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Ahmad Habibi
Komisi III Sidak ke Proyek TPA Kenep, Temukan Kerusakan Drainase dan Sampah yang Menggunung
Anggota Komisi III saat menunjukkan bagian saluran drainase yang sudah rusak.

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan menggelar inspeksi mendadak (sidak) proyek pembangunan TPA Kenep yang dianggarkan melalui DBHCTH Rp 1 miliar pada Senin (28/12/2020). Dalam sidak tersebut, Komisi III menemukan beberapa kerusakan ringan saluran drainase dan timbunan sampah yang menggunung di TPA Kenep. Menyikapi hal itu, wakil rakyat meminta DLH melakukan penanganan.

Zaini, Sekretaris Komisi III pada sejumlah wartawan mengatakan sidak ini dilakukan menindaklanjuti laporan masyarakat terkait pembangunan di TPA Kenep. Antara lain, adanya bangunan yang sudah rusak, meskipun baru dibangun.

"Saat sidak kita mendapati u-ditch ada yang rusak ringan, juga ada drainase yang ada tidak ditutup dengan semestinya. Selain itu, kualitas cor-nya buruk," kata Zaini kepada awak media.

Selain soal konstruksi bangunan, komisi III juga menyorot timbunan sampah yang menggunung. Bahkan dari Jalan Raya Beji maupun dari Jalan Tol dapat dilihat secara kasat mata kondisi sampah yang menggunung.

Komisi III DPRD berharap pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasuruan segera melakukan teguran kepada pihak pelaksana agar melakukan pembenahan. Mengingat kerusakan tersebut masih menjadi tanggung jawab pelaksana proyek.

Terpisah, Suprapto, Kepala Bidang Pengelolaan Sampah DLH Kabupaten Pasuruan mengatakan, kerusakan pada drainase tersebut disebabkan oleh truk sampah yang setiap hari melewati jalan tersebut. Menurutnya, pembangunan tersebut sudah diawasi dan disetujui oleh Kejaksaan Negeri Kabupaten Pasuruan.

“Pengerjaan tersebut sudah diserahterimakan ke dinas, dan didampingi oleh kejaksaan, jadi sudah selesai, sudah sesuai spek. Kalau ada kerusakan kecil ya wajar, karena dilewati truk-truk sampah. Selama 6 bulan setelah P1, bila ada kerusakan maka itu menjadi tanggung jawab pelaksana,” jelasnya

Soal tumpukan sampah yang menggunung, pihaknya sudah memfungsikan saluran yang dibangun untuk penampung sementara. Karena di sana tidak ada lahan kosong yang bisa difungsikan untuk menampung sampah di TPA Kenep. (bib/par/rev)

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Minggu, 28 Februari 2021 10:23 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE com - Rakyat Indonesia sudah lama menunggu karya anak bangsa. Dalam segala bidang. Termasuk vaksin. Agar tak selalu tergantung pada bangsa lain.Nah,  saat semua negara panik karena pandemi Covid-19, lahir vaksin nusantara,...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 27 Februari 2021 11:53 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...