Kamis, 15 April 2021 03:08

​Bidik Lumbung Energi Nasional, Halaqah Green Energy Amanatul Ummah Diharap Berlanjut di Sumsel

Minggu, 07 Maret 2021 15:11 WIB
Editor: mma
​Bidik Lumbung Energi Nasional, Halaqah Green Energy Amanatul Ummah Diharap Berlanjut di Sumsel
Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim (baju putih, kanan) dan KH. Yuristian (kiri). foto: ist.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Halaqah Green Energi untuk Kedaulatan Energi Nasional yang digelar Pondok Pesantren Amanatul Ummah di Institut Pesantren KH Abdul Chalim (IKHAC), Pacet, Mojokerto, Jawab Timur, ternyata banyak menginspirasi peserta.

Bahkan Ketua Pengurus Wilayah Pergunu Sumatera Selatan (Sumsel) Dr Ahmad Zainuri dan Ketua Jaringan Kiai Santri Nasional Propinsi Sumsel KH Yuristian, yang ikut dalam halaqah pada 5 Maret 2021 lalu, minta agar acara tersebut dilanjutkan di Palembang Sumsel.

Keinginan tersebut disampaikan Abah Yuris – panggilan akrab KH Yuristian - kepada perwakilan Kementerian Keuangan dan juga Kementerian ESDM yang ikut menghadiri acara halaqah dengan tema “Islam dalam Merespon Kelimpahan Panas Bumi di Indonesia”.

"Walaupun Sumatera merupakan lumbung energi nasional, akan tetapi pengembangan energi baru terbarukan di Sumatera Selatan sudah sepatutnya didukung penuh oleh seluruh stakeholders, baik pemerintah, akademisi, dan juga masyarakat yang tinggal di kawasan yang memiliki deposit panas bumi melimpah," ujar Abah Yuris.

BACA JUGA : 

Lewat ASC Foundation, ​Kiai Asep Siapkan Sedekah 200 Ton Beras, Puluhan Ribu Sarung dan Uang

Berbagi Rasa di Bulan Suci, Kiai Asep Gelar Bukber dan Berikan Santunan di 18 Kecamatan

Gempa Bumi di Malang, Kiai Asep Ajak Para Kiai Muhasabah dengan Ayat Ini

Terobosan Baru, Tolak Sumbangan, ASC Foundation Hanya Memberi untuk Berbagi

"Walaupun Sumatera merupakan lumbung energi nasional, akan tetapi pengembangan energi baru terbarukan di Sumatera Selatan sudah sepatutnya didukung penuh oleh seluruh stakeholders, baik pemerintah, akademisi, dan juga masyarakat yang tinggal di kawasan yang memiliki deposit panas bumi melimpah," ujar Abah Yuris.

Abah Yuris berharap kegiatan seminar panas bumi bisa dilaksanakan di Palembang dalam waktu dekat, sehingga ketahanan energi geothermal dapat diinisiasi sejak dini, khususnya di Provinsi Sumatera Selatan, agar Indonesia dapat mandiri energi dan tidak bergantung kepada negara lain dalam hal penyediaan kebutuhan energi listrik nasional.

Pendapat Abah Yuris dibenarkah oleh Ketua Pusat Studi Kebumian dan Mitigasi Bencana Universitas Brawijaya Malang Prof. Dr. Adi Susilo yang menjadi pembicara dalam halaqah tersebut. Ia mengaku siap melakukan studi pendahuluan.

"Berbeda dengan pembangkit listrik tenaga uap yang sumber pembakaran berasal dari batubara, kebutuhan ruang untuk konstruksi pembangkit energi panas bumi hanya membutuhkan 10% bahkan kurang dari itu jika dibandingkan dengna PLTU yang sekarang ada," ujar Prof. Adi Susilo yang pernah menjabat Dekan Fakultas MIPA Universitas Brawijaya.

Dr. Eng Fadly Usman, yang didapuk jadi moderator dalam halaqah tersebut juga mendukung. Apalagi ia mengaku sudah lama melakukan penelitinan terkait potensi yang dimiliki oleh bukit barisan di sepanjang sisi barat pulau Sumatera.

Tampaknya halaqah lanjutan itu akan segera terwujud. Sebab Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, selaku tuan rumah Halaqah Green Energi yang digelar di kampus IKHAC, Mojokerto, juga menyambut baik. (tim)

Kecelakaan di Jemursari Surabaya, Mobil Kijang Innova Terguling Masuk Sungai
Rabu, 14 April 2021 22:12 WIB
SURABAYA, BANGASONLINE.COM - Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Jemursari, Surabaya. Sebuah mobil Toyota Kijang Innova nopol N 371 VA terjun ke sungai Jemursari hingga terguling.Peristiwa ini terjadi Rabu (14/4) petang sekira pukul 18.15 WIB, t...
Minggu, 11 April 2021 18:27 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan mulai Sabtu (10/4) kemarin melakukan uji coba pembukaan tempat wisata andalan Kabupaten Kediri. Di antaranya Wisata Besuki Irenggolo yang te...
Rabu, 14 April 2021 05:44 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Ini fenomena menarik. Ternyata dimatikannya Vaksin Nusantara justru memantik kepercayaan para tokoh nasional, dokter, dan para anggota DPR RI. Mereka ramai-ramai antre untuk Vaksin Nusantara. Benarkah mereka leb...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Jumat, 09 April 2021 09:59 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...