Sabtu, 08 Mei 2021 21:13

​APBD Rp 2, 2 Triliun, Bupati Ini Cari Orang Miskin di Rumah Sakit untuk Dibantu Uang

Senin, 22 Maret 2021 20:32 WIB
Editor: MMA
​APBD Rp 2, 2 Triliun, Bupati Ini Cari Orang Miskin di Rumah Sakit untuk Dibantu Uang
Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bari. Foto: mma/bangsaonline.com

MATARAM, BANGSAONLINE.com – Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bari sangat penduli terhadap anak yatim dan fakir miskin. Mantan Ketua DPRD Lombok Tengah Nusa Tenggara Barat (NTB) ini bahkan - lewat Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) - mencari orang-orang miskin yang sedang berobat di rumah sakit-rumah sakit untuk dibantu biaya.

Lalu dari mana biayanya? Ternyata ia memotong gaji para Aparat Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Tengah.

“Saya potong 2,5%,” kata Bupati Lalu Pathul Bari kepada BANGSAONLINE.com saat pertemuan dengan Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, M.A.  di sebuah Rumah Makan di Lombok Tengah NTB beberapa hari lalu. Saat itu Bupati Pathul Bari disampingi Rais Syuriah PCNU Lombok Tengah KH Maarif Makmun. Sedang Kiai Asep didampingi Dr Baiq Mulianah, Rektor Universitas Nahdlatul Ulama (UNO) yang juga Ketua Pergunu dan Muslimat NU NTB, M Mas’ud Adnan owner koran HARIAN BANGSA Surabaya dan KH Fatuhrrohman, ajudan Kiai Asep Saifuddin Chalim.

Menurut Pathul Bari, APBD Lombok Tengah sebesar Rp 2, 2 triliun. Menurut dia, bukan hanya orang-orang sakit tak punya uang yang ia bantu. Tapi semua kebutuhan masyarakat tak mampu. Termasuk memperbaiki rumah yang tak layak huni.

BACA JUGA : 

Tuntas, ASC Foundation Bagi-Bagi Takjil Selama Ramadhan di 21 Kecamatan

Peduli Terhadap Dunia Pendidikan, Kiai Asep Dianugerahi Penghargaan Tokoh Pendidikan Islam Kultural

Silaturahim, Pengasuh Pesantren Lirboyo Kediri dan Amanatul Umah Mojokerto Saling Rendah Hati

Ulama, Rektor, Hingga Kakanwil Jatim Kumpul Doakan Bangsa dan para Pemimpin RI

Selain itu Bupati Pahul Bari selalu menyantuni anak yatim. “Setiap acara saya selalu mendatangkan anak yatim,” tutur mantan ketua PC Ansor dan PMII Lombok Tengah itu. Bahkan anak yatim mendapat prioritas. Ia selalu menyantuni ribuan anak yatim.

Jumlah potongan gaji ASN Rp 2,5% yang terkumpul itu cukup besar. Yaitu Rp 11 miliar tiap tahun. Dana itu ditampung di Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) yang ketuanya KH Maarif Makmun. “Saya memang selalu berkonsultasi dengan beliau,” kata Pathul Bari sambil menunjuk Kiai Maarif Makmun yang juga Rais Syuriah PCNU Lombok Tengah.

Kiai Maarif Makmun mengamini apa yang disampaikan Bupati Pathul Bari. “Kalau tak ada orang minta dana untuk berobat, kita menugaskan orang ke rumah sakit-rumah sakit,” jelas Kiai Maarif Makmun.

Jadi, ada orang khusus dari BAZNAS yang ditugaskan mencari orang-orang tak mampu yang sedang berobat di rumah sakit. Berapa pun banyak, mereka dibantu.

Bagaimana dengan BPJS? “Jalan. Semua jalan,” jawab Pathul Bari.

Kenapa potongannya 2,5%? “Sesuai hukum (Islam),” tegas Bupati Pathul Bari. Loh, apakah ASN non Muslim juga dipotong? Bukankah di NTB – termasuk di Lombok Tengah – ada yang beragama Hindu, Kristen, dan lainnya.

“Tetap kita potong, semua kita potong,” jawab Pathul Bari tegas.

Kiai Maarif Makmun menyela. “Tapi setelah uang potongan mereka masuk Baznas kita kembalikan pada mereka (non Muslim), kita berikan pada mereka lagi,” timpal Kiai Maarif Makmun. “Tapi kalau mereka misalnya gak mau dikembalikan karena juga mau ikut menyumbang, ya kita terima.”

Dengan demikian tak ada diskriminasi. Semua patuh pada peraturan. Maklum, kebijakan potong gaji 2,5% itu sudah menjadi Peraturan Daerah (Perda) yang disahkan dan diputuskan DPRD Lombok Tengah.

Menurut dia, semua anggota DPRDnya menyetujui saat Raperda diajukan. Bahkana tak ada yang mempersoalkan.

Rakyat Lombok Tengah memang beruntung. Punya bupati peduli, tak sibuk penampilan dan pencitraan. Sebaliknya, selalu memikirkan nasib rakyat. Maka rakyat berjumlah 947.488 jiwa itu mulai beranjak makmur. Jumlah orang miskin terus berkurang. (mma)

Awal Mula Tarawih Cepat di Ponpes Hidayatullah Al Muhajirin Bangkalan
Jumat, 07 Mei 2021 23:44 WIB
BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Ada fenomena yang selalu viral setiap Bulan Ramadan, yakni Salat Tarawih Cepat. Jika di Indramayu ada pesantren yang menuntaskan salat tarawih 23 rakaat dalam durasi hanya 6 menit, di Bangkalan juga ada pesantren ya...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Sabtu, 08 Mei 2021 09:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Genre baru persuratkabaran dimulai dari Singapura. Koran terkemuka di negeri singa itu mengubah diri menjadi not for profit. Perubahan drastis ini dilakukan setelah mengalami kemerosotan yang terus terjadi.Tapi apa beda...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...