Kamis, 13 Mei 2021 13:13

Bupati Ngawi Tak Setuju Pemerintah Impor Beras: Harus Dikaji Lagi

Senin, 22 Maret 2021 20:59 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Zainal Abidin
Bupati Ngawi Tak Setuju Pemerintah Impor Beras: Harus Dikaji Lagi
Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono.

NGAWI, BANGSAONLINE.com - Penolakan terhadap rencana pemerintah pusat yang akan melakukan impor beras dari Thailand terus meluas. Kali ini, Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono turut menyampaikan penolakan terkait rencana impor tersebut.

Bupati Ony mengatakan, dirinya keberatan dengan rencana tersebut karena Kabupaten Ngawi masuk dalam deretan nomor 6 lumbung pangan nasional.

"Seharusnya dari kementerian terkait harus duduk satu meja dulu saling buka data riil. Dari Mentan kan menyatakan bahwa kita sudah swasembada pangan," jelas Bupati Ony kepada HARIAN BANGSA usai memimpin Musrenbang Kabupaten Ngawi, Senin (22/1).

Lanjut Bupati Ony, bahwa 50 persen masyarakat Ngawi merupakan petani yang menggantungkan hidupnya dari hasil tanaman padi. "Ya seharusnya dikaji kembali (rencana impor beras, red). Para menterinya bisa saling menunjukkan data riil," terangnya.

BACA JUGA : 

Peduli Terhadap Sesama, Kapolres Ngawi Bersama Bhayangkari Bagi-bagi Takjil

Bupati Ngawi Izinkan Warga Salat Idulfitri di Masjid dan Lapangan dengan Sejumlah Persyaratan

Covid-19 di Ngawi Menunjukkan Tren Kenaikan, Anggota TNI Blusukan Sosialisasikan Prokes

Wakapolres Ngawi Kukuhkan Pengurus Da'i Kamtibmas

Di lain tempat M. Mahsun Fuad, Pengurus Wilayah GP Ansor Jatim yang juga pemerhati kebijakan publik turut menyayangkan rencana pemerintah pusat tersebut. Menurutnya, impor beras tersebut penuh intrik dari para cukong.

"Saya sangat mendukung keputusan dari Ketua Umum NU untuk menolak impor beras. Di balik rencana (impor beras) itu yang bermain para mafia," ujar Mahsun pada HARIAN BANGSA.

"Apabila pemerintah pusat tetap bersikukuh melakukan rencana impor beras dari Thailand di akhir bulan ini, dipastikan para mafia telah menguasai Bulog. Dan selanjutnya memegang kendali harga (beras)," pungkasnya. (nal/rev)

Jual Telur Infertil, 2 Warga Pasuruan Dicokok Polisi
Senin, 10 Mei 2021 23:24 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Aparat Polres Pasuruan mengamankan 2 orang pelaku perdagangan telur ayam infertil. Selain memperdagangkan telur infertil atau afkir, keduanya juga menjual limbah telur tak layak konsumsi, kepada produsen roti rumahan...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Kamis, 13 Mei 2021 08:15 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com-Tulisan Dahlan Iskan tentang Revolusi Energi edisi 2 ini menarik dinikmati pada Hari Raya Idul Fitri. Memang tergolong berat dan berbobot. Tapi mudah dicerna. Apalagi ditulis secara "sederhana" dalam bentuk pointer-pointer ...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...