Kamis, 13 Mei 2021 09:16

Direktur Pencegahan BNPT Ajak Milenial Lamongan Bijak Bermedsos

Rabu, 24 Maret 2021 16:12 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Nur Qomar Hadi
Direktur Pencegahan BNPT Ajak Milenial Lamongan Bijak Bermedsos
Brigjen Pol. R. Ahmad Nurwakhid saat menyampaikan materi. (foto: ist)

LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Brigjen Pol. R. Ahmad Nurwakhid mengajak segenap insan muda Lamongan untuk bijak dalam menggunakan media sosial. Hal ini sebagai bentuk upaya mewujudkan Indonesia yang lebih aman, damai, dan tenteram, serta meningkatkan kewaspadaan dan meredam munculnya paham radikalisme dan intoleransi di lingkungan masyarakat.

Seruan itu disampaikannya dalam acara Webinar dan Talkshow Ngobrol Pintar Cara Orang Indonesia “Ngopi Coi” hasil kerja sama BNPT melalui FKPT Jatim dan Pemerintah Kabupaten Lamongan di Pendopo Lokatantra Kabupaten Lamongan, Rabu (24/3/2021).

Turut hadir dalam kegiatan yang dikemas dengan mengusung tema Sharing Baru Posting tersebut, yakni Wakil Bupati Lamongan Abdul Rauf sekaligus bertindak sebagai pembicara.

Di hadapan peserta talkshow yang terdiri dari kepala desa, lurah, dan jajaran muspika, Brigjen Ahmad Nurwakhid menjelaskan, bijak bermedia sosial di antaranya dengan meng-update konten-konten yang bersifat memberi informasi positif, ukhuwah Islamiyah, sehingga tidak menimbulkan kegaduhan di masyarakat.

BACA JUGA : 

Bupati Yuhronur Pimpin Apel Kesiapan Pengamanan Larangan Mudik Lebaran

Support Klub Kebanggaan, ASN Pemkab Lamongan Kenakan Jersey Persela

Pemkab Lamongan Kembali Pertahankan SAKIP A

Bedah 135 Rumah Warga Kurang Mampu, Lamongan Siapkan Anggaran Rp 2,44 Miliar

“Anak-anak muda Lamongan saya minta agar turut menjaga lingkungan tetap kondusif, di antaranya dengan bijak bermedia sosial. Unggah konten yang informatif yang bukan menyesatkan dan menimbulkan situasi gaduh di masyarakat,” tutur Brigjen Ahmad Nurwakhid.

Di hadapan peserta talkshow yang juga disiarkan secara Zoom Meeting dan live streaming tersebut, Ahmad Nurwakhid menjelaskan, selain bijak dalam bermedia sosial, masyarakat juga dapat terlibat dalam kegiatan pencegahan terorisme melalui melalui Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT), agar masyarakat memahami bahwa paham radikalisme tidak hanya menimbulkan rasa takut dan teror secara masif, namun juga menimbulkan korban.

“Radikalisme terorisme membuat masyarakat terancam, takut dan pastinya timbul korban. Ini merupakan kejahatan serius, kalau bahasa Lamongan itu kejahatan nemen, kejahatan sing wedyan, dan biasanya motif pemicunya antara lain kesenjangan sosial, ketidakpuasan dengan pemerintahan, benci serta politik agama,” tuturnya.

Oleh karena itu, lanjut Brigjen Ahmad, perlunya kewaspadaan masyarakat khususnya yang ada di desa-desa untuk mewaspadai munculnya paham radikalisme. Dia menjelaskan salah satu bentuk oknum radikal selama ini, yakni penolakan atau pernyataan penyesatan terhadap kearifan lokal.

Sementara itu, Wakil Bupati Lamongan Abdul Rouf mengungkapkan, Kabupaten Lamongan yang memiliki jumlah desa terbanyak di Indonesia ini juga memiliki Desa Pancasila yang terletak di Desa Balun. Penamaan desa ini tentu atas dasar tingginya toleransi di desa ini.

"Di Lamongan kami memiliki Desa Pancasila. Dinamai Desa Pancasila karena tingginya toleransi di desa ini. Ada tiga tempat ibadah agama sekaligus, yakni masjid, gereja, dan pura berdiri harmonis di seputar alun-alun desa tersebut. Dan tentu masyarakat selama ini guyub rukun satu sama lain,” jelas Wabup Rouf.

Tak hanya miliki Desa Pancasila, kata Rouf, di Kabupaten Lamongan juga berdiri Yayasan Lingkar Perdamaian di Desa Tenggulun, Kecamatan Solokuro yang beranggotakan eks napi terorisme.

Pada kesempatan tersebut, Wabup Rauf juga menyampaikan apresiasinya kepada seluruh jajaran BNPT, TNI, Polri, Babinsa, dan Babinkamtibnas atas segala bentuk usaha dan sinergisitasnya selama ini sehingga Lamongan hingga kini tetap aman, kondusif, dan pembangunan dapat berjalan dengan optimal. (qom/zar)

Jual Telur Infertil, 2 Warga Pasuruan Dicokok Polisi
Senin, 10 Mei 2021 23:24 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Aparat Polres Pasuruan mengamankan 2 orang pelaku perdagangan telur ayam infertil. Selain memperdagangkan telur infertil atau afkir, keduanya juga menjual limbah telur tak layak konsumsi, kepada produsen roti rumahan...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Kamis, 13 Mei 2021 08:15 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com-Tulisan Dahlan Iskan tentang Revolusi Energi edisi 2 ini menarik dinikmati pada Hari Raya Idul Fitri. Memang tergolong berat dan berbobot. Tapi mudah dicerna. Apalagi ditulis secara "sederhana" dalam bentuk pointer-pointer ...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...