Senin, 10 Mei 2021 02:14

15 Ormas Dukung Bupati Arifin Tolak Pertambangan Emas di Trenggalek

Senin, 29 Maret 2021 23:01 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Herman Subagyo
15 Ormas Dukung Bupati Arifin Tolak Pertambangan Emas di Trenggalek
Pertemuan ART dan Bupati Arifin beserta jajarannya di Paringgitan Pendopo Trenggalek. foto: HERMAN/ BANGSAONLINE

TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Sebanyak 15 organisasi kemasyarakatan yang tergabung dalam wadah Aliansi Rakyat Trenggalek (ART) menyatakan sikap menolak penambangan emas yang akan dilakukan oleh PT SMN (Sumber Mineral Nusantara) di wilayah Kabupaten Trenggalek.

15 ormas tersebut adalah Ansor, Pemuda Muhammadiyah, NU, Muhammadiyah, ARPT, Pemuda Gereja, Persatuan Sumbrengraya, Komunitas Jambe, Komunitas Empu Sendok, Nipong, Simaswatantra, LSM Pama, Mantri Kopi, Nggalek.co.

Pernyataan sikap itu disampaikan secara langsung oleh mereka di hadapan Bupati Trenggalek Moch. Nur Arifin beserta jajarannya di Ruang Paringgitan Pendopo Kabupaten Trenggalek, Senin (29/3).

Trigus D Susilo, Ketua Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Trenggalek menyampaikan bahwa pernyataan sikap ini sebagai bentuk dukungan ART pada Bupati Trenggalek Moch. Nur Arifin yang sebelumnya telah menyatakan sikap menolak adanya pertambangan emas oleh PT SMN di wilayah Kabupaten Trenggalek.

BACA JUGA : 

Bahas Kerja Sama Sektor Wisata, Bupati Kediri dan Bupati Trenggalek Bakal Siapkan Diskon

Libur Idulfitri, Pemkab Trenggalek Terapkan Pembatasan Jumlah Pengunjung Wisata

Lantik 15 Kades, Bupati Arifin: Sukseskan Imbauan Larangan Mudik

Bupati Arifin Minta Warga Trenggalek di Luaran untuk Tunda Mudik Lebaran

"Kami atas nama aliansi sangat respek dan hormat terhadap pernyataan dan keputusan Pak Bupati ini, dan mengambil keputusan untuk mendukung," kata Trigus dalam pertemuan tersebut.

Dikatakan oleh Trigus, dukungan tersebut diwujudkan dalam bentuk petisi online yang hingga hari ini katanya telah ditandatangani kurang lebih 13 ribu orang.

Sementara Bupati Trenggalek Moch. Nur Arifin menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh ART pada dirinya melalui petisi yang telah dibuat oleh mereka.

"Ini menjadi penguat bahwa ada dorongan yang besar daripada sosial tentunya, di mana ada kerisauan yang harusnya ter-capture dan menjadi considerance atau pertimbangan ketika melaksanakan kegiatan, apalagi yang sifatnya eksploitasi " kata Arifin.

Dikatakan oleh Gus Ipin-sapaan Bupati Arifin bahwa dirinya menyatakan sepakat atas tuntutan yang telah disampaikan oleh salah satu perwakilan ART. Tuntutan tersebut akan diteruskan ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam hal ini Gubernur Khofifah Indar Parawansa. "Itu sebagai bentuk bahwa ada masalah sosial yang belum selesai," ucapnya. 

Adapun 7 tuntutan ARPT (Aliansi Rakyat Trenggalek) menyikapi tambang emas PT SMN sebagai berikut:

Yang pertama kami Bupati Trenggalek dan ART (Aliansi Rakyat Trenggalek) menolak izin eksploitasi P.T. SMN yang akan dilakukan di Wilayah Kabupaten Trenggalek.

Yang kedua mendesak Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk mencabut izin eksploitasi P.T. SMN

Yang ketiga mendorong dan mendesak DPRD Kabupaten Trenggalek agar secara tegas mengambil sikap menolak kehadiran P.T. SMN guna melakukan eksploitasi emas di Wilayah Kabupaten Trenggalek karena kami meyakini dengan adanya rencana eksploitasi ini akan merugikan alam dan masyarakat sekitar.

Yang keempat menuntut kepada KLH atau Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk tidak memberikan lahan kepada pihak perusahaan P.T. SMN guna melakukan eksploitasi di Wilayah Trenggalek.

Yang kelima mengimbau kepada masyarakat Trenggalek agar tidak mudah terprovokasi dengan adanya tawaran ataupun janji-janji yang akan diberikan oleh P.T. SMN kepada masyarakat Trenggalek.

Yang keenam, mengajak seluruh elemen masyarakat Trenggalek agar bersatu dan bersama-sama menolak kehadiran investor yang akan melakukan ekploitasi sumberdaya alam di Trenggalek.

Yang ketujuh, mari bersama belajar sejarah dari masa lampau sampai saat ini kelemahan bangsa kita adalah diadu domba, jangan dipecah belah yang akhirnya merugikan masyarakat sendiri, menguntungkan para penguasa yang rakus, Devide Et Impera adalah musuh kita bersama. (man/ian)

Bernuansa Menara Kudus, Mushola An-Nabaat Diresmikan Wabup Nganjuk
Minggu, 09 Mei 2021 00:50 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Cita Indonesia Group, perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan, pertanian, dan peternakan, meresmikan Mushola An-Nabaat yang berlokasi di Desa Batembat Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk. Peresmian mushola ini dil...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Minggu, 09 Mei 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Tulisan Dahlan Iskan kali ini sangat menyentuh. Tentang prahara rumah tangga pemilik Gedung Empire Palace Surabaya: Gunawan Angkawidjaja dan istrinya, Chin Chin atau Trisulowati.Menurut Dahlan Iskan, Gunawan bukan ha...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...