Kamis, 15 April 2021 02:09

Kepala DPMD Kabupaten Madiun: Desa Mandiri Jangan Hanya Sekadar Status Saja, Wujudkan Sesuai Realita

Senin, 05 April 2021 19:39 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Hendro Utomo
Kepala DPMD Kabupaten Madiun: Desa Mandiri Jangan Hanya Sekadar Status Saja, Wujudkan Sesuai Realita
Kepala DPMD Kabupaten Madiun Joko Lelono (masker putih) bersama Tim Desa Kare Lomba Gotong Royong Tingkat Provinsi Jawa Timur dan Muspika Kecamatan Kare.

MADIUN, BANGSAONLINE.com - Desa Kare menjadi salah satu desa di Kabupaten Madiun yang statusnya sudah ditetapkan menjadi Desa Mandiri berdasarkan Indeks Desa Membangun (IDM).

Terkait hal ini, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Madiun Joko Lelono berpesan agar status desa mandiri tidak sekadar administrasi, tapi benar-benar diwujudkan dalam realita sehari-hari.

"Desa Kare sudah berstatus mandiri, tapi apakah ini sudah sesuai realita atau hanya administrasi?," ujar Joko Lelono saat selesai penilaian Lomba Gotong Royong Tingkat Jawa Timur, Senin (5/4).

"Pendapatan asli desa berapa? Jika diputus bantuan balik grembyang apa ndak (kembali seperti semula apa tidak)?," tanya Joko di depan Tim Desa Lomba Gotong Royong.

BACA JUGA : 

Wali Kota Madiun Pastikan Pembangunan RRT Berdampak Positif bagi Ekonomi Masyarakat

Cegah Tanah Longsor, Pemkab Madiun Tanam 700 Bibit Akar Wangi di Desa Cermo

Tingkatkan Konsumsi Ikan di Kabupaten Madiun, KKP dan Komisi IV DPR RI Gelar Safari Gemarikan

Datangi Pendopo, Puluhan Pekerja Seni di Madiun Minta Kejelasan SE Bupati

"Pendapatan asli desa berapa? Jika diputus bantuan balik grembyang apa ndak (kembali seperti semula apa tidak)?," tanya Joko di depan Tim Desa Lomba Gotong Royong.

Agar benar-benar bisa mewujudkan kemandirian desa, Joko Lelono berpesan kepada seluruh desa agar memaksimalkan pengelolaan BUMDes (Badan Usaha Milik Desa).

"Mumpung masih ada waktu, ayo di-refresh kembali BUMDes-nya, dimanaj, dimulai dari mana atau pembelajaran kembali BUMDes-nya," pesannya.

Ia mencontohkan sejumlah pengusaha kopi di Desa Kare, yang menurutnya bisa dikembangkan oleh BUMDes. "Kopi bisa masuk unit usaha BUMDes. Pak Sumadi (pengelola kopi di Desa Kare) jika mengembangkan sendiri berat, tapi kalau bisa masuk unit usaha bisa mendapatkan modal dan bagi hasil keuntungan. Bisa dibahas bersama. Cafe Kopi Kare Gunung sudah ada gagasan lama. Jika hanya ngopi, angkringan di Madiun banyak, tapi jika ngopi di pusatnya kopi sambil menikmati keindahan alam belum (ada), itu potensi yang bisa dikembangkan," pungkas Joko. (hen/rev)

Kecelakaan di Jemursari Surabaya, Mobil Kijang Innova Terguling Masuk Sungai
Rabu, 14 April 2021 22:12 WIB
SURABAYA, BANGASONLINE.COM - Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Jemursari, Surabaya. Sebuah mobil Toyota Kijang Innova nopol N 371 VA terjun ke sungai Jemursari hingga terguling.Peristiwa ini terjadi Rabu (14/4) petang sekira pukul 18.15 WIB, t...
Minggu, 11 April 2021 18:27 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan mulai Sabtu (10/4) kemarin melakukan uji coba pembukaan tempat wisata andalan Kabupaten Kediri. Di antaranya Wisata Besuki Irenggolo yang te...
Rabu, 14 April 2021 05:44 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Ini fenomena menarik. Ternyata dimatikannya Vaksin Nusantara justru memantik kepercayaan para tokoh nasional, dokter, dan para anggota DPR RI. Mereka ramai-ramai antre untuk Vaksin Nusantara. Benarkah mereka leb...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Jumat, 09 April 2021 09:59 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...