Minggu, 01 Agustus 2021 05:00

Sekda Trenggalek Tegaskan ADD Tidak Dipangkas, Ketua AKD Puas

Senin, 12 April 2021 20:19 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Herman Subagyo
Sekda Trenggalek Tegaskan ADD Tidak Dipangkas, Ketua AKD Puas
Sekretaris Daerah Kabupaten Trenggalek Joko Irianto. (foto: HERMAN/ BANGSAONLINE)

TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Kabar adanya refocusing ADD (Alokasi Dana Desa) oleh TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) Kabupaten Trenggalek untuk penanganan Covid-19 akhirnya ditanggapi Sekretaris Daerah Kabupaten Trenggalek Joko Irianto.

Ia menegaskan, tidak ada refocusing untuk ADD. Hal itu ia sampaikan ketika mengikuti Rapat Kerja Badan Anggaran DPRD Trenggalek dengan TAPD dan OPD calon penerima relokasi dana penanganan Covid-19 di Gedung DPRD Trenggalek, Senin (12/4/2021).

"Oh tidak, tidak, tidak (tidak dipotong), tetap utuh ADD," ungkap Joko usai mengikuti rapat kerja di Gedung DPRD Trenggalek.

Lantaran batal me-refocusing ADD, kata Joko, pihaknya akan melakukan penyisiran dana dari OPD yang lain untuk menutup kekurangan anggaran penanganan Covid-19 senilai Rp5 miliar.

BACA JUGA : 

Tak Mau Isolasi di Puskesmas, Warga Desa Siki Trenggalek Diminta Bayar Denda Rp 1,3 Juta

Bukan karena Melihat Keranda Mayat dan Pocong, Ini Sebab Kecelakaan di Depan Pasar Pon Trenggalek

Teken Perjanjian, BPR Jwalita dan Kejari Trenggalek Jalin Kerja Sama di Bidang Perdata dan TUN

Dibabat Sabit Rekan Seprofesi, Tukang Becak di Trenggalek Tewas di Tempat

Joko mengatakan bahwa total anggaran refocusing tahun ini senilai Rp105 miliar lebih. Sementara anggaran untuk penanganan Covid-19 seluruhnya Rp65 miliar lebih.

Sementara itu, Ketua AKD (Asosiasi Kepala Desa) Kabupaten Trenggalek Puryono mengaku lega ketika mendengar bahwa ADD tidak dipotong untuk penanganan Covid-19. "ADD tidak jadi dipotong, nah ini sebuah rekonsiliasi yang bagus terutama terkait regulasi anggaran yang ada di desa," kata Puryono.

Dia juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Trenggalek, Sekda Trenggalek, TAPD, dan DPRD Kabupaten Trenggalek.

Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah perwakilan perangkat desa se-Kabupaten Trenggalek menyatakan sikap menolak rencana Pemkab Trenggalek memotong ADD untuk penanganan Covid-19 di Gedung DPRD Trenggalek.

Bahkan, Ketua AKD Trenggalek Puryono sempat mengancam akan mengerahkan ribuan perangkat desa untuk turun ke jalan jika tidak ada kejelasan terkait refocusing ADD. (man/zar)

Respons Keluhan Ojol Karena Terdampak Pandemi, ASC Foundation Bagikan Paket Sembako dan Uang Bensin
Kamis, 29 Juli 2021 13:40 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Muhammad Al Barra bersama Tim ASC Foundation-nya, telah menyalurkan paket sembako kepada para pedagang terdampak PPKM darurat di 12 kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Aksi sosial ini terus dilakukan Gus Barra. Kali i...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...