Minggu, 09 Mei 2021 09:30

Tiga Kali Mangkir, Oknum ASN Lapas Jember Dijemput Paksa Polisi Banyuwangi

Selasa, 04 Mei 2021 16:52 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Yudi Indrawan
Tiga Kali Mangkir, Oknum ASN Lapas Jember Dijemput Paksa Polisi Banyuwangi
Lapas Kelas IIA Jember. foto: ist.

JEMBER, BANGSAONLINE.com - Oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Jember yang diduga melakukan penipuan terhadap warga Kecamatan Bangurejo, Banyuwangi akhirnya dilakukan penjemputan paksa oleh polisi di kantornya, Jl. PB Sudirman No. 13, Pagah, Jemberlor, Kec. Patrang, Jember, Senin (3/5/2021) sekitar pukul 21.00 WIB.

Selama ini, oknum pegawai Lapas Jember yang berinisial W itu sudah dua kali dipanggil oleh Polsek Bangurejo, namun tidak pernah menampakkan batang hidungnya. Sehingga pihak Polsek Bangurejo akhirnya menjemput paksa W di kantornya.

Saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Kepala Lapas Kelas IIA Jember Yandi Suyandi menjelaskan, penjemputan paksa terhadap bawahannya yang dilakukan oleh pihak Polsek Bangurejo sudah melalui prosedur hukum.

"Bahwa dia (W) sebagai saksi saat dipanggil 3 kali tidak hadir, ya mungkin akan dijemput paksa, dan itu juga terjadi pada saudara Wahyu," terang Yandi, Senin (3/5/21) malam melalui selulernya.

BACA JUGA : 

Polresta Banyuwangi Salurkan 1.475 Kg Beras Zakat Fitrah

Polresta Banyuwangi Gerebek Industri Rumahan Uang Palsu, Tersangka Residivis Tahun 2010

Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru, Wabup Banyuwangi Bacakan Amanat Kapolri

ZS, Perempuan Cantik Tersangka Investasi Bodong hingga Miliaran Rupiah Ditahan Polresta Banyuwangi

Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Lapas Jember itu diduga membawa uang Rp 350 juta dari korban warga kecamatan tersebut dengan modus menjanjikan kelulusan tes CPNS kepada korban. "Ia dibawa Polsek Bangurejo karena masalah wilayah hukumnya di Banyuwangi," singkatnya.

Proses penjemputan terhadap Wahyu dilakukan dari siang hari hingga pukul 21.00 WIB yang bersangkutan baru bisa dibawa oleh pihak polsek. Kemudian yang bersangkutan oleh polisi langsung dibawa masuk ke dalam mobil, sementara pihak polsek enggan diwawancari oleh awak media. (yud/eko/ian)

Bernuansa Menara Kudus, Mushola An-Nabaat Diresmikan Wabup Nganjuk
Minggu, 09 Mei 2021 00:50 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Cita Indonesia Group, perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan, pertanian, dan peternakan, meresmikan Mushola An-Nabaat yang berlokasi di Desa Batembat Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk. Peresmian mushola ini dil...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Sabtu, 08 Mei 2021 09:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Genre baru persuratkabaran dimulai dari Singapura. Koran terkemuka di negeri singa itu mengubah diri menjadi not for profit. Perubahan drastis ini dilakukan setelah mengalami kemerosotan yang terus terjadi.Tapi apa beda...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...