Sejumlah pegawai dan pengunjung langsung diberi pembinaan di Mako Polrestabes Surabaya, sebelum keesokan harinya menjalani swab PCR.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Tim Gabungan Pencegahan Penyebaran Covid-19 Kota Surabaya melakukan razia tempat hiburan yang melanggar jam buka malam. Hasilnya, 97 pengunjung dan pegawai karaoke terkena razia, Jumat (28/5) malam.
Tim yang terdiri dari anggota Polrestabes Surabaya, TNI, dan Pemkot Surabaya (Satpol PP) Surabaya ini patroli ke sejumlah tempat karaoke di jalan Pasar Kembang Surabaya. Petugas menyisir tempat karaoke yang buka melebihi aturan jam malam.
BACA JUGA:
- Ngaku Tak Tahan Nafsu, Pria di Surabaya Tega Setubuhi Putri Kandung yang Berusia 17 Tahun Sejak 2025
- Polrestabes Surabaya Bongkar Sindikat Scamming dan Penyekapan Internasional, 44 WNA Ditangkap
- Geger Temuan Kerangka di Sememi, Tim Inafis Polrestabes Surabaya Lakukan Identifikasi
- Polrestabes Surabaya Tangkap Pelaku Pembunuhan di Pragoto, Kapolrestabes Sebut Aksi Tunggal
Hasilnya, sejumlah pegawai dan pengunjung langsung diangkut menuju Mako Polrestabes Surabaya. Mereka di antaranya 61 orang laki-laki dan 36 orang perempuan. Mereka semua akan dilakukan swab PCR keesokan harinya. Bila ditemui ada yang positif akan dikarantina saat itu juga.
Kapolrestabes Surabaya Kombespol Johnny Eddizon Isir menyampaikan akan menindak tegas bagi pemilik atau pengusaha yang melanggar aturan aturan PPKM. Pihaknya juga akan bekerja sama dengan Pemkot Surabaya untuk memberi sanksi.
"Bagi pemilik atau pengusaha RHU yang masih saja tidak menghiraukan aturan yang ada di PPKM Mikro akan kami tindak," ujar Kapolrestabes Surabaya. (ana/ns)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






