Kamis, 29 Juli 2021 16:03

Mati Suri, Puluhan Koperasi di Pasuruan Akan Dibina Pemkab

Senin, 07 Juni 2021 16:40 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Ahmad Habibi
Mati Suri, Puluhan Koperasi di Pasuruan Akan Dibina Pemkab
Ilustrasi koperasi.

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Puluhan koperasi di Kabupaten Pasuruan yang belum beroperasi lantaran terkendala permodalan serta buruknya pengelolaan keuangan, akan dibina Pemkab Pasuruan.

Rencana tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Pasuruan, Trijono Isdijanto. Ia menuturkan, koperasi di Kabupaten Pasuruan jumlahnya mencapai ratusan. Dari jumlah tersebut, ada puluhan yang memang mengalami mati suri alias tak aktif lantaran terkendala permodalan.

Karena itu, Pemkab Pasuruan berencana melakukan revitalisasi puluhan koperasi tersebut agar bisa berberoperasi dengan baik dan keuangannya sehat.

“Dari hasil eveluasi yang dilakukan oleh dinas (dinkop), kendala yang dihadapi mereka rata-rata soal permodalan, dan sebagian lain kendala buruknya manajemen keuangan,“ jelasnya.

BACA JUGA : 

Desak Pemkab Segera Cairkan Insentif Nakes, Anggota Komisi IV Dorong Transparansi Anggaran Cukai

Antrean Tinggi di RS Rujukan, Pemkab Pasuruan Berencana Berdayakan Sejumlah Puskesmas

Perluas Target Vaksinasi Covid-19, Dinkes Kabupaten Pasuruan Sasar Masyarakat Umum dan Remaja

Dampak Pandemi, Proyeksi PAD Kabupaten Pasuruan Menurun di 2022

Dirinya masih yakin, beberapa koperasi yang tidak aktif tersebut masih memiliki peluang untuk dihidupkan kembali, dengan catatan semangat yang kuat dari para pengurus.

“Tahun ini, dinas (dinkop) akan melakukan pembinaan terhadap pengurus koperasi tersebut. Supaya bisa aktif dan beroperasi kembali,” ungkap Trijono.

Total keperasi yang ada di Kabupaten Pasuruan kurang lebih 1.067. Untuk yang aktif ada 993 unit koperasi, sementara sisanya sebanyak 74 koperasi dalam keadaan non aktif.

Menurut Trijono, setidaknya ada 200 koperasi yang akan mendapat pembinaan oleh dinas koperasi. Pembinaan yang dilakukan difokuskan pada manajemen maupun pemasaran. Sehingga, keberadaan koperasi tersebut bisa bangkit dan berkembang. (bib/par/ian)

Respons Keluhan Ojol Karena Terdampak Pandemi, ASC Foundation Bagikan Paket Sembako dan Uang Bensin
Kamis, 29 Juli 2021 13:40 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Muhammad Al Barra bersama Tim ASC Foundation-nya, telah menyalurkan paket sembako kepada para pedagang terdampak PPKM darurat di 12 kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Aksi sosial ini terus dilakukan Gus Barra. Kali i...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...