Kamis, 17 Juni 2021 15:10

Pos Penyekatan Tlanakan Pamekasan Temukan Sopir Pengantar Santri Asal Bangkalan Positif Covid-19

Kamis, 10 Juni 2021 20:33 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Yeyen
Pos Penyekatan Tlanakan Pamekasan Temukan Sopir Pengantar Santri Asal Bangkalan Positif Covid-19
Rapid test antigen acak di Pos Penyekatan Terminal Barang, Jalan Raya Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan.

PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Sopir rombongan pengantar santri asal Kabupaten Bangkalan, Madura, dinyatakan positif Covid-19 setelah dilakukan rapid test antigen acak di Pos Penyekatan Terminal Barang, Jalan Raya Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, Kamis (10/6/21).

Sopir tersebut mengangkut 6 orang, rombongan dari Kabupaten Bangkalan yang hendak menuju ke Pondok Pesantren Al-Amien, Desa Prenduan, Kabupaten Sumenep.

Supervisor Pusdalops BPBD Pamekasan, Budi Cahyono mengatakan, penyekatan hari ini terdapat 30 pengendara mobil yang hendak masuk ke Pamekasan di-rapid test antigen acak oleh petugas. Dari 30 pengendara yang sudah di-rapid test antigen itu, ditemukan 1 orang dinyatakan positif Covid-19.

"30 orang yang kami rapid antigen acak ini, mereka di antaranya berasal dari Banyuwangi, Pamekasan, Surabaya, Sampang, Bangkalan, dan Malang. Hasilnya 29 negatif dan 1 positif," kata Budi Cahyono kepada BANGSAONLINE.com, Kamis (10/06/21) siang.

BACA JUGA : 

Percepat Penanganan Covid-19, Gubernur Khofifah Siapkan Ruang Isolasi dan Karantina di BPWS

Screening di Jembatan Suramadu Berlaku Dua Arah

Tekan Lonjakan Covid-19, Ratusan Botol Proem1 Didonasikan ke Bangkalan

Bersama Kiai Makki Nasir, Anggota DPRD Jatim Dapil Madura Edukasi Warga Bangkalan Patuhi Prokes

Saat sopir tersebut diketahui positif Covid-19, 6 orang penumpangnya juga langsung dilakukan rapid antigen oleh petugas. Namun, hasilnya negatif Covid-19.

"Rombongan orang tua santri ini naik mobil carteran. Disewa pulang pergi Bangkalan-Prenduan, Sumenep. Tapi sampai di Pamekasan, rombongan ini kena penyekatan. Lalu kami rapid antigen semuanya, diketahui sopirnya positif," cerita Budi.

Setelah sopir tersebut diketahui positif, Satgas Penanggulangan Covid-19 Pamekasan langsung memberikan fasilitas mobil pengganti agar rombongan orang tua santri tersebut tetap bisa melanjutkan perjalanannya ke Sumenep.

Namun, untuk sopir yang dinyatakan positif Covid-19 disarankan agar kembali ke kabupaten asalnya, sebab tidak berkenan untuk dilakukan karantina di Pamekasan.

"Kami tadi juga sudah melakukan penyemprotan cairan disinfektan terhadap 63 mobil yang hendak masuk ke Pamekasan," pungkasnya. (yen/ian)

Soal Anggaran Menhan untuk Alutsista Rp 1.700 Triliun, Ini Komentar Kiai Asep
Kamis, 17 Juni 2021 00:22 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Heboh anggaran untuk membeli Alutsista sebesar Rp 1.700 Triliun membuat Menteri Pertahanan Prabowo Subianto terus mendapat sorotan publik. Padahal, menurut Prabowo, master plan atau grand design itu permintaan ...
Jumat, 04 Juni 2021 10:27 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Bukit Kehi, destinasi wisata yang satu ini berada di Kota Pamekasan. Bukit Kehi menawarkan pemandangan daerah pegunungan yang hijau mempesona. Pengunjung bahkan bisa berenang di sejuknya hawa pegunungan di pulau gar...
Kamis, 17 Juni 2021 05:46 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Di Indonesia, terutama di Bangkalan dan Kudus, Covid-19 mengganas. Ratusan orang meninggal dunia.Tapi di belahan dunia lain Covid-19 justru lenyap. Inilah yang terjadi di California. Warganya pun berpesta. Pesta merd...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 12 Juni 2021 09:55 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...