Tanpa Agunan, 228 Petani Porang di Trenggalek Terima Modal Rp 5,7 Miliar dari BNI

Tanpa Agunan, 228 Petani Porang di Trenggalek Terima Modal Rp 5,7 Miliar dari BNI Bupati Arifin menyalurkan secara simbolis dana KUR dari BNI ke petani porang. (foto: HERMAN/ BANGSAONLINE)

TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Sebanyak 228 petani porang yang berasal dari Desa Puyung dan Sidomulyo, Kecamatan Pule, Kabupaten Trenggalek menerima KUR (Kredit Usaha Rakyat) skala mikro dari BNI (Bank Negara Indonesia) senilai 5,7 miliar rupiah.

Penyaluran dana KUR ini digelar secara simbolis di Pendopo Trenggalek dan dihadiri oleh Bupati Trenggalek Moch. Nur Arifin, Kepala Wilayah 18 BNI Beby Lolita Fitiani beserta jajaran, dan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait.

Bupati Trenggalek Moch. Nur Arifin dalam sambutannya mengaku senang para petani porang mendapat dana pembiayaan dari BNI. "Saya juga senang kalau BNI ini dengan dana PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional) ini kemudian memberikan KUR mikro," kata Arifin dalam sambutannya.

Arifin juga mengaku lega karena dana permodalan dari BNI ini tidak menggunakan agunan atau jaminan apa pun. Selain itu dari pinjaman itu petani porang sudah mendapatkan asuransi. "Jadi sekarang tugasnya petani tinggal bagaimana memastikan tanamannya sebaik-baiknya," tuturnya.