​Petugas Biarkan Pawai Obor Keliling Baca Burdah di Pamekasan, Ini Alasannya

​Petugas Biarkan Pawai Obor Keliling Baca Burdah di Pamekasan, Ini Alasannya Pawai obor keliling sambil membaca burdah mentradisi di Pamekasan Madura. foto: skesindonews.com

PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Pawai obor keliling ke kampung-kampung sambil membaca salawat burdah kini banyak digelar masyarakat Pamekasan Madura. Mereka menggelar acara tersebut sebagai ikhtiar menghilangkan Covid-19 dari Pamekasan, Jawa Timur dan Indonesia.

Bahkan mereka - seperti dikutip Antara - menggelar pawai obor secara rutin. “Hampir tiap malam ada pawai obor dengan membaca burdah oleh masyarakat di sini,” tutur Pathol Arifin, warga Trasak, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan.

Bukan hanya warga Trasak yang menggelar acara pawai obor. Warga Dusun Toroy dan Karang Tengah, Desa Dempo Barat, Kecamatan Pasean, juga menggelar pawai keliling bernuansa religius itu.

Mereka berkeliling kampung pada malam hari sambil membawa obor dan membaca dzikir dan qasidah burdah.

Peserta pawai ini terdiri dari berbagai usia. Sebagian pemuda, anak-anak, dan sebagian bahkan tokoh masyarakat serta perangkat desa.

Berbeda dengan acara keramaian lain yang dilarang, pawai obor ini tampak dibiarkan oleh petugas. Bahkan Satgas Covid-19 tampak ikut berjaga-jaga di tempat yang dilalui para peserta pawai obor tersebut.

Apa alasan petugas? Saiful, petugas Satgas Covid-19 di Pamekasan menyatakan bahwa pihaknya membiarkan acara tersebut karena bagian dari ikhtiar menghilangkan Covid-19

“Yang penting menjaga jarak dan memakai masker,” kata Saiful saat mengawasi pawai obor tersebut Jumat (9/7/2021) malam.

Simak berita selengkapnya ...