Tampung 50 Siswa, Sekolah Rakyat Menengah Pertama Pamekasan Terapkan 3 Kurikulum

Tampung 50 Siswa, Sekolah Rakyat Menengah Pertama Pamekasan Terapkan 3 Kurikulum Kegiatan Belajar Mengajar di SRMP 29 Pamekasan

PAMEKASAN,BANGSAONLINE.com -Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 29 Kabupaten Pamekasan resmi beroperasi sejak Agustus 2025 dengan menampung 50 siswa yang menjalani sistem pendidikan berbasis kurikulum terpadu dan asrama.

Kepala SRMP 29 Pamekasan, Aisyah Minarni Mukti, mengatakan jumlah siswa tersebut terdiri dari 25 siswa laki-laki dan 25 siswa perempuan yang diseleksi untuk mengikuti pendidikan Sekolah Rakyat.

Dalam pelaksanaannya, SRMP 29 Pamekasan menerapkan tiga pilar kurikulum terpadu, yakni kurikulum persiapan, kurikulum formal, dan kurikulum asrama.

Aisyah menjelaskan, kurikulum persiapan dilaksanakan pada tahap awal selama sekitar dua bulan sebelum pembelajaran formal dimulai. Tahapan ini bertujuan memetakan minat, bakat, dan potensi siswa melalui aplikasi Talent DNA.

Setelah itu, pembelajaran formal menggunakan Kurikulum Merdeka sesuai standar nasional pendidikan, termasuk pelaksanaan evaluasi dan ujian semester.

“Sementara kurikulum asrama lebih menitikberatkan pada pembentukan karakter, seperti menjaga kebersihan, mengelola emosi, memotivasi diri, kedisiplinan, kepemimpinan, hingga mengasah kemampuan public speaking anak-anak,” ujar Aisyah, Jumat (23/1/2026).

Menurutnya, pihak sekolah juga memberi ruang bagi siswa untuk tetap menjaga ikatan keluarga. 

Siswa dipulangkan pada fase tertentu dan orang tua diperbolehkan menjenguk setiap akhir pekan guna memberikan dukungan emosional.

Ke depan, Aisyah berharap adanya dukungan dari pemerintah daerah setempat untuk penyediaan lahan pembangunan gedung sekolah permanen.

Saat ini, SRMP 29 Pamekasan masih menggunakan fasilitas milik Politeknik Negeri Madura (Poltera) dengan sistem pinjam pakai. (van)