Pemkab Gresik Masih Ada Stok Rp 22 M Anggaran Refocusing APBD 2021 untuk Dampak Pandemi

Pemkab Gresik Masih Ada Stok Rp 22 M Anggaran Refocusing APBD 2021 untuk Dampak Pandemi Piminan DPRD Gresik saat rapat evaluasi penggunaan APBD 2021 semester I. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE.com

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Pemkab Gresik masih memiliki stok anggaran sebesar Rp 22 miliar untuk penanganan dampak pandemi Covid-19. Anggaran tersebut hasil refocusing APBD 2021 yang belum terserap dari total Rp 80 miliar.

Hal ini diungkapkan Wakil Ketua Ahmad Nurhamim. "Dari hasil rapat kerja antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan Tim Anggaran (Timang) Pemkab Gresik Rabu (21/7/2021), membahas Laporan Realisasi Semester I APBD Tahun 2021 dan Prognosis untuk 6 bulan berikutnya, masih ada stok anggaran refocusing Rp 22 miliar untuk penanganan dampak pandemi covid," ucap Ahmad Nurhamim kepada BANGSAONLINE.com, Kamis (22/7/2021).

"Anggaran tersebut diestimasikan masih cukup untuk kebutuhan penanganan dampak pandemi hingga bulan September mendatang," imbuhnya.

Anha - sapaan akrabnya - mengungkapkan, bahwa yang di-refocusing untuk penanganan dampak pandemi Covid-19 tahun 2021 terbilang lebih kecil ketimbang pada tahun 2020. Pada APBD 2020, anggaran yang di-refocusing nyaris sebesar Rp 300 miliar. Namun, ketika itu anggaran sebesar itu kebanyakan di-plotting untuk kebutuhan masyarakat terdampak pandemi Covid-19 yang mencapai sekira Rp 220 miliar. Masing-masing warga mendapatkan Rp 600 ribu per bulan selama 3 bulan dengan jumlah penerima sekira 116 ribu.

Simak berita selengkapnya ...