Puluhan pengusaha lokal atau ring 1 dan simpatisan mendemo PT Solusi Bangun Indonesia (SBI) Pabrik Tuban, Jumat (10/9/2021). (foto: ist)
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Puluhan pengusaha lokal atau ring 1 dan simpatisan mendemo PT Solusi Bangun Indonesia (SBI) Pabrik Tuban, Jumat (10/9/2021). Mereka menuntut pihak panitia lelang scrap PT SBI lebih transparan.
Korlap Aksi, Pujiharto menyampaikan bahwa aksi ini dilatarbelakangi adanya pelelangan besi scrap yang diduga panitianya tidak transparan. Bahkan, diduga ada oknum-oknum yang sengaja ingin memenangkan PT tertentu.
BACA JUGA:
- PT Solusi Bangun Indonesia Bagikan Dividen Rp329,3 Miliar dari Laba Bersih 2025
- Laba Bersih PT Solusi Bangun Indonesia Melonjak 111,3 Persen pada Kuartal I 2026
- Solusi Bangun Indonesia Borong 3 PROPER Hijau 2025
- Dukung HPN PWI Tuban Fun Run Night, PT Solusi Bangun Indonesia Terjunkan 50 Runner Terbaiknya
Menurutnya, budaya lelang di PT SBI biasanya didahului dengan pengondisian terlebih dahulu. Namun, nyatanya lelang senilai Rp 1,4 miliar lebih tersebut lebih cenderung tak transparan.
"Kami menduga meski belum cukup bukti, ada oknum yang sengaja ingin memenangkan perusahaan tertentu. Buktinya sebelum kesepakatan lelang selesai, ternyata ada oknum tertentu yang sudah membocorkan. Baik melalui pesan WhatsApp maupun telepon," beber Pujiharto.
"Dan inilah yang menjadi perhatian kami dan mewanti-wanti kepada perusahaan agar budaya pengondisian ini digunakan. Tujuannya, ya agar suasana kondusif dan perusahaan tetap melakukan aktivitasnya," terangnya.
Sementara itu, Corporate Communications atau Humas PT Solusi Bangun Indonesia (SBI) Agita Offi Riani menjelaskan bahwa keputusan pemenang lelang ditentukan berdasarkan penawaran dengan harga tertinggi. Untuk lelang kali ini dimenangkan oleh CV Bangun Sejahtera.
"Hal ini telah disetujui manajemen SBI Pabrik Tuban, serta dilakukan secara transparan atau lelang terbuka," ungkapnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




