Eddy menambahkan, SMAN 1 Bangil merupakan satu-satunya SMA negeri yang ada di Bangil yang menjadi jujukan orang tua murid wilayah Bangil dan sekitarnya. Seperti Kecamatan Kraton, Rembang, Gempol, dan Beji, untuk menyekolahkan anak-anak mereka ke jenjang sekolah lanjutan yakni SMA.
Di sisi lain, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jatim Anwar Saddad yang turut dalam diskusi secara daring menilai bahwa pendirian SMAN 1 Taruna Madani merupakan gagas bagus untuk mencetak siswa yang berdisiplin, wawasan kebangsaan dan unggul. Sehingga, lulusan Taruna Madani bisa menjadi pemimpin di masa mendatang.
Namun persoalannya, rencana yang bagus tersebut tidak dibarengi dengan sosialisasi yang menyeluruh dengan melibatkan semua stakeholder untuk melakukan kajian evaluasi. Maka tak heran bila sekarang banyak masyarakat yang menentang. Bukan karena pendiriannya di wilayah Bangil, tapi karena Taruna Madani memanfaatkan gedung di SMAN 1 Bangil.
"Kami bangga bisa ada Taruna Madani di Bangil. Tapi, penempatannya yang ada di SMAN 1 Bangil perlu dievaluasi. Mungkin sambil menunggu pembangunan atau mencari tempat lain, bisa sementara dompleng di pondok misalnya," terangnya.










