Bupati Sumenep Achmad Fauzi.
SUMENEP, BANGSAONLENE.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep terus berupaya menciptakan kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat. Tahun ini melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) mendapatkan bantuan program bidang sanitasi untuk 13 desa yang tersebar di 12 kecamatan.
DAK bidang sanitasi tahun 2022 untuk Kabupaten Sumenep yakni berupa pembangunan jamban dan tangki septik individual dan pembangunan TPS3R merupakan tempat pengolahan sampah reuse, reduce, dan recycle (mengurangi, menggunakan kembali, daur ulang).
BACA JUGA:
- Harga Garam di Gili Raja Sumenep Turun Saat Musim Produksi Mulai Ramai
- 1.356 CJH Sumenep Berangkat ke Tanah Suci, Wabup Ingatkan Cuaca Ekstrem di Makkah
- YBM PLN Salurkan Bantuan Ternak Kambing untuk Buruh Serabutan di Sumenep
- Sambut Musim Tanam Tembakau, Petani Sumenep Mulai Semai Bibit, Harga Capai Rp50 Ribu per Ikat
“Penyediaan sanitasi yang baik jelas memberi dampak pada peningkatan kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat, serta berefek positif berupa peningkatan produktivitas masyarakat,” kata Bupati Sumenep Achmad Fauzi kepada awak media Kamis (14/04/2022).
Bupati Fauzi menekankan, bantuan DAK bidang sanitasi itu agar digunakan secara tepat sasaran, tepat manfaat, tepat waktu, dan tepat mutu, untuk memberikan akses sanitasi yang layak dengan memperhatikan kualitas dan sesuai aturan.
Pembangunan sanitasi diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Bahkan, keberadaan lingkungan yang bersih dan sehat berdampak kepada peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
“Diharapkan untuk seluruh elemen diperlukan upaya kolaborasi dalam pencapaian akses sanitasi, baik dari tingkat kecamatan, desa, dan masyarakat. Serta peran aktif masyarakat untuk terbiasa berperilaku hidup bersih dan sehat,” terangnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




