SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kabupaten Sumenep terus meningkatkan kualitas dan produksi tembakau pada musim tanam tahun 2015. Melalui Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Sumenep, telah menggelontorkan bantuan bibit tembakau gratis sebanyak 60 ribu kepada puluhan kelompok tani (Poktan).
Pemberian bantuan secara simbolis diberikan langsung Kepala Dishutbun Sumenep Herman Poernomo, dalam acara sosialisasi Kegiatan Mendorong Pembudidayaan Bahan Baku dengan Kadar Nikotin Rendah, di Aula Dishutbun Sumenep, Kamis (24/4) pagi.
BACA JUGA:
- Bupati Fauzi Pangkas Jam Kerja ASN Sumenep Selama Ramadhan 1447 H
- Lakukan Pendataan, BPBD Sumenep Sebut Pemkab akan Perbaiki 198 Bangunan Rusak akibat Puting Beliung
- Lampaui Target, Realisasi Investasi Sumenep 2025 Tembus Rp2 Triliun Lebih
- DBHCHT Sumenep 2026 Turun jadi Rp33,1 M, DPRD Ingatkan Pemkab Soal Skala Prioritas Program
Kepala Dishutbun Sumenep Herman Poernomo menjelaskan, bantuan diberikan berupa benih bibit sebanyak 800 kg, untuk 20 Poktan, yang tersebar di 15 kecamatan daratan Sumenep.
"Dari 20 titik, masing-masing akan diberikan penangkaran sebanyak 800 kg, untuk 0,25 hektare. Setiap titik itu ditargetkan minimalnya bisa menghasilkan sabanyak 3 juta batang. Jadi kalau sebanyak 20 titik bisa menghasilkan sekitar 60 juta bibit," katanya.
Menurut Ipunk, sapaan akrab Herman Poernomo, bibit yang diberikan secara cuma-cuma itu merupakan jenis bibit N 1, atau sama dengan jenis bibit yang biasa ditanam di daerah Kecamatan Pasongsongan.
Bantuan ini dinilai telah mencukupi kebutuhan petani. Sebab, sesuai ploting area 21.893 hektare dengan target produksi 13.136 ton. Sedangkan kebutuhan bibit sebanyak 547.325.000 batang, dengan luas areal 21.893 hektare.
"Kami harap adanya bantuan ini benar-benar dimanfaatkan maksimal, sehingga produktivitas tembakau petani meningkat," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






